Teheran, Purna Warta – Dari 168 siswa yang tewas dalam serangan militer AS-Israel di sekolah dasar Shajareh Tayyebeh di Minab, Iran selatan, identitas 69 siswa masih belum terkonfirmasi, kata pihak berwenang, dengan 99 siswa kini telah sepenuhnya diidentifikasi dan disebutkan namanya secara publik.
Hossein Sadeghi, kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan, mengatakan kepada Kantor Berita Tasnim bahwa dari total 168 siswa yang gugur dalam serangan tidak manusiawi oleh rezim AS dan Israel terhadap sekolah tersebut, identitas 99 orang telah sepenuhnya diverifikasi dan nama mereka telah dirilis.
Ia mengatakan 69 siswa lainnya masih belum ditemukan dan identitas mereka belum dikonfirmasi.
Untuk menyelesaikan identifikasi siswa-siswa ini, Sadeghi mengatakan keluarga perlu memberikan sampel DNA agar identifikasi pasti dapat dilakukan.
Sekolah dasar putri di Minab diserang selama agresi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, bagian dari serangan yang lebih luas yang menargetkan beberapa lokasi sipil di seluruh negeri dan mengakibatkan banyak korban sipil.
Media dan pejabat pemerintah Iran telah mengutuk serangan terhadap infrastruktur Iran oleh rezim AS dan Israel, termasuk serangan terhadap sekolah Shajareh Tayyebeh saat jam pelajaran berlangsung, yang menewaskan 168 anak-anak tak berdosa dan melukai puluhan lainnya.


