Bendera Duka Hitam Dikibarkan di Makam Imam Ridha untuk Menandai Awal Muharram

Bendera duka hitam

Teheran, Purna Warta – Makam Imam Ridha di Mashhad menggelar upacara adat “izin berkabung”, menandai malam pertama Muharram dengan pengibaran bendera duka hitam dan dimulainya upacara selama berminggu-minggu untuk menghormati kesyahidan Imam Hussein.

Baca juga: Iran Kecam Dukungan Australia terhadap Agresi AS dan Israel

Saat matahari terbenam menutup hari terakhir Dzulhijjah, suasana di Mashhad berubah menjadi khidmat.

Bendera duka hitam dikibarkan di atas kubah emas makam, melambangkan kesedihan atas peristiwa Karbala dan kesyahidan Hussein bin Ali, Imam Syiah ketiga.

Para pelayan Haram peziarah, dan warga berkumpul di Halaman Enqelab untuk mengambil bagian dalam ritual yang telah menjadi tradisi utama sebelum Muharram.

Ayatollah Ahmad Marvi, Penjaga Haram Suci Razavi; Mostafa Feizi, wakil penjaga; dan Reza Khorakian, direktur senior Haram Suci Razavi, menghadiri upacara tersebut bersama dengan para manajer, kelompok agama, dan jamaah.

Hojjatoleslam Mohammad Baqer Heydari Kashani menyampaikan belasungkawa dan menyebut Imam Hussein  sebagai perwujudan dari “jiwa yang tenang” yang disebutkan dalam Surah al-Fajr.

“Mereka yang berjalan di jalan kebenaran akan mencapai surga dan berkah abadi, sementara mereka yang mengikuti jalan kejahatan akan menghadapi konsekuensi yang mengerikan di dunia ini dan akhirat,” katanya.

Selama acara tersebut, bendera kubah Haram Suci Razavi dan penutup makam secara resmi diganti.

Haram Suci Razavi mendistribusikan 145 bendera berkah kepada kelompok-kelompok yang berduka di seluruh Iran.

Baca juga: Juru Bicara Iran Menyoroti Kegagalan Israel dalam Mencapai Tujuan Perang

Presentasi visual yang menggambarkan Karbala, pembacaan doa, dan syair penghormatan untuk Ahl al-Bayt juga menjadi bagian dari pertemuan tersebut.

Bendera hitam akan tetap dikibarkan hingga tanggal tiga Rabiul Awwal, karena tempat suci tersebut menjadi pusat ibadah dan duka cita sepanjang periode tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *