Teheran, Purna Warta – Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei menyampaikan belasungkawa atas kemartiran Kamal Kharrazi, kepala Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri dan mantan diplomat senior, dalam serangan teroris AS-Israel.
Dalam sebuah pesan pada hari Jumat, Ayatollah Khamenei menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Iran, komunitas akademis dan mahasiswa Kharrazi serta keluarganya atas kemartiran diplomat dan istrinya.
Ayatollah Khamenei memuji Kharrazi sebagai “seorang profesor terkemuka di bidang ilmu pengetahuan dan budaya dan tokoh berpengalaman di bidang kebijakan luar negeri”.
Pemimpin Tertinggi menambahkan bahwa kemartiran Kharrazi adalah tanda kehormatan bagi “komunitas akademis, profesor universitas, dan pejabat politik Iran”, dan sekaligus merupakan “bukti memalukan atas kejahatan kekuatan arogan Amerika-Zionis dan musuh-musuh ilmu pengetahuan, budaya, dan peradaban Iran.”
Pemimpin Tertinggi mencatat bahwa Kharrazi “menghabiskan bertahun-tahun hidupnya” untuk mengabdi di berbagai bidang, termasuk budaya dan informasi, serta di Kementerian Luar Negeri, seperti yang dilaporkan Press TV.
Ayatollah Khamenei memuji aktivitas Kharrazi di bidang ilmu kognitif baru serta perannya dalam Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri.
Kharrazi, kepala Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri dan mantan menteri luar negeri serta penasihat Pemimpin Revolusi Islam, gugur sebagai martir pada Kamis malam. Ia terluka parah dalam serangan teroris AS-Israel yang menargetkan kediamannya di Teheran pada 1 April, serangan yang juga merenggut nyawa istrinya.


