Araqchi Mengecam Serangan Israel terhadap Perusahaan Farmasi, Berjanji Akan Memberikan Balasan Keras dari Iran

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengutuk serangan Israel terhadap sebuah perusahaan farmasi di Iran, memperingatkan bahwa Angkatan Bersenjata negara itu akan memberikan balasan keras terhadap tindakan agresi yang terus berlanjut.

Dalam sebuah unggahan di akun X-nya pada 31 Maret, Araqchi mengecam penargetan Perusahaan Farmasi Tofigh Daru, menggambarkannya sebagai tindakan terang-terangan oleh “penjahat perang” dan menunjuk pada peningkatan serangan rezim Zionis terhadap infrastruktur sipil di tengah perang AS-Israel yang sedang berlangsung melawan Iran.

“Para penjahat perang di Israel sekarang secara terbuka dan tanpa malu-malu membom perusahaan farmasi,” katanya.

“Niat mereka jelas. Kesalahan mereka adalah mereka tidak berurusan dengan warga sipil Palestina yang tidak berdaya. Angkatan Bersenjata kita yang Perkasa akan menghukum para agresor dengan keras,” Araqchi memperingatkan.

AS dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas di lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *