Araqchi: Iran Memulai Pembicaraan dengan Oman dengan Kewaspadaan

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi mengatakan Iran telah memasuki pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat di Oman dengan itikad baik sambil tetap sepenuhnya mengingat pengalaman masa lalu dan bertekad untuk melindungi hak-haknya.

Dalam pesan yang dipublikasikan di akun X-nya pada hari Jumat menjelang negosiasi nuklir dengan AS, Araqchi menekankan bahwa pendekatan Teheran terhadap diplomasi dibentuk oleh keterbukaan dan kehati-hatian.

“Iran memasuki diplomasi dengan mata terbuka dan ingatan yang teguh tentang tahun lalu. Kami terlibat dengan itikad baik dan teguh pada hak-hak kami,” kata Araqchi.

“Komitmen perlu dihormati. Kedudukan yang setara, saling menghormati, dan kepentingan bersama bukanlah retorika—itu adalah keharusan dan pilar dari perjanjian yang langgeng,” tegas menteri luar negeri Iran tersebut.

Berdasarkan perencanaan awal, negosiasi dijadwalkan dimulai pukul 10:00 pagi waktu setempat di Muscat, yang setara dengan pukul 9:30 pagi di Teheran.

Delegasi Iran termasuk Majid Takht Ravanchi, wakil menteri luar negeri untuk urusan politik; Kazem Gharibabadi, wakil menteri luar negeri untuk urusan hukum dan internasional; Qanbari, wakil menteri luar negeri untuk diplomasi ekonomi; dan juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei.

Menurut salah satu anggota tim negosiasi Iran, fokus pembicaraan akan sepenuhnya pada isu-isu nuklir, dan spekulasi media mengenai kemungkinan dimasukkannya topik lain tidak dapat dikonfirmasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *