Otorita IKN Tegaskan Proyek Tetap Berlanjut Usai Kunjungan Prabowo

Otorita IKN Tegaskan Proyek Tetap Berlanjut Usai Kunjungan Prabowo

Jakarta, Purna Warta Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan IKN terus berjalan sesuai rencana. Penegasan ini disampaikan menyusul kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke kawasan IKN yang dinilai memberi dorongan moral bagi jajaran Otorita.

Dalam pernyataannya, Basuki menyebut kunjungan kerja Presiden menjadi penyemangat untuk mempercepat pelaksanaan tugas yang telah diamanahkan pemerintah. Ia menilai kehadiran langsung Presiden menunjukkan perhatian serius terhadap kelanjutan pembangunan IKN.

“Kunjungan Presiden memberi semangat bagi kami untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan,” ujar Basuki dalam keterangan video, Rabu (14/1/2026).

Basuki juga mengajak masyarakat dan kalangan investor untuk tidak lagi meragukan masa depan proyek IKN. Menurutnya, pemerintah berkomitmen penuh menjadikan IKN sebagai ibu kota politik pada tahun 2028.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan akan terus dipercepat sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Otorita IKN, kata Basuki, bekerja berdasarkan mandat yang jelas dan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Basuki turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo dan menegaskan komitmen Otorita IKN untuk menyelesaikan seluruh tugas tepat waktu, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025.

Sebagaimana diketahui, kunjungan tersebut merupakan kunjungan perdana Prabowo ke IKN sejak menjabat sebagai Presiden. Selain meninjau sejumlah fasilitas, Presiden juga menggelar rapat internal bersama menteri terkait dan Otorita IKN untuk membahas perkembangan pembangunan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden menerima paparan terbaru mengenai progres pembangunan IKN, termasuk kesiapan infrastruktur utama. Dalam rapat tersebut, Prabowo menekankan percepatan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif agar dapat digunakan pada 2028.

Prasetyo menambahkan, Presiden juga memberikan sejumlah masukan terkait desain dan fungsi bangunan. Koreksi tersebut, menurutnya, bertujuan untuk penyempurnaan sekaligus mempercepat realisasi pembangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *