Jakarta, Purna Warta – Warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikejutkan oleh lonjakan tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sangat drastis pada tahun 2025. Kenaikan yang mencapai hingga 800 persen ini memicu keluhan dari masyarakat, mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat untuk meminta Pemerintah Kota (Pemkot) segera mencari solusi.
Baca juga: Suksesnya Program Prioritas Presiden Didukung Transformasi Digital dan Tata Kelola Data
Seorang warga bernama Yakorina mengungkapkan kekagetannya karena tagihan PBB-nya melonjak 453 persen. Jika pada tahun 2024 ia membayar Rp 900 ribu, kini ia harus mengeluarkan Rp 5,5 juta.
“Terakhir tahun 2024 saya bayar Rp 999.100, naik menjadi Rp 5.529.000. Kenaikannya sekitar 453,43 persen,” kata Yakorina kepada detikSulsel, Selasa (19/8/2025). Ia menambahkan bahwa kenaikan ini sangat memberatkan, terutama karena ayahnya, pemilik lahan tersebut, adalah seorang pensiunan PNS.
Keluhan serupa juga diterima oleh Wakil Ketua DPRD Parepare, Muhammad Yusuf Lapanna. Ia menjelaskan bahwa keluhan ini terungkap dalam rapat Badan Anggaran DPRD Parepare bersama Badan Keuangan Daerah (BKD).
“Kami temukan di lapangan itu persentasenya naik itu ada yang sampai 800 persen. Bayangkan saja, bagaimana orang tidak kaget kalau Rp 400 ribu dia bayar, tiba-tiba langsung bayar Rp 4 juta lebih,” ujar Yusuf.
Untuk meredam gejolak yang mungkin terjadi, Yusuf mendesak Pemkot Parepare agar segera mengambil langkah nyata. Menanggapi hal ini, Wali Kota Parepare Tasming Hamid memutuskan untuk menunda penagihan PBB bagi warga yang mengalami kenaikan drastis. Penundaan ini dilakukan sambil berkonsultasi dengan pihak terkait.
Baca juga: Cara LPS Selamatkan Bank dari Kebangkrutan
Pj Sekda Parepare, Amarun Agung Hamka, membenarkan keputusan tersebut. “Pak Wali Kota Parepare memutuskan yang naik (PBB-nya) ditunda (penagihannya) dulu sambil berkonsultasi dengan BPK RI,” ungkapnya kepada detikSulsel, Rabu (20/8). Langkah ini diharapkan dapat memberikan waktu bagi Pemkot untuk menemukan jalan keluar terbaik bagi masyarakatnya.


