Menlu Tegaskan Belum Bayar Iuran ke Board of Peace, Dana AS untuk Gaza di Luar Tanggungan

Jakarta, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan Indonesia hingga saat ini belum membayar iuran ke Board of Peace (BoP) meskipun telah menjadi bagian dari grup itu. Sugiono mengatakan janji Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait USD 5 miliar kepada Gaza adalah di luar dari iuran BoP.

“Belum sekali pun (membayar iuran), jadi kemarin itu yang dibicarakan soal ini bukan kontribusi, ini on top of itu yang USD 1 miliar itu ada negara-negara lain yang ingin kontribusi di situ, dan sudah ada pledge berapa kemarin lima apa tujuh (USD), di luar (iuran) itu,” kata Sugiono saat menyampaikan keterangan pers di Washington DC, Jumat (20/2/2026) waktu setempat.

Sugiono menegaskan iuran itu bukan merupakan syarat keanggotaan BoP. Dia mengatakan Indonesia tidak wajib membayar iuran.

“Jadi dari awal saya bilang, ini yang namanya itu bukan iuran keanggotaan, bukan syarat keanggotaan. Tidak, kita sekarang sudah anggota nggak perlu bayar juga nggak apa-apa. Tapi kalau misalnya kemarin tuh kita mau jadi anggota permanen, ada kontribusi USD 1 miliar itu, kan gitu,” jelasnya.

Dia mengatakan iuran itu tidak menjadi dasar dari grup ini. Dia mengatakan anggota BoP ini bisa saja berkontribusi lewat apa pun, misalnya pengiriman pasukan atau memberikan uang.

“(Kontribusi) ada yang uang, ada yang pasukan gitu, ada yang orang per orang kirim ke rekening yang di World Bank kemarin itu,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *