DPR Dorong Opsi Penarikan TNI di UNIFIL Usai Gugurnya Tiga Prajurit

Jakarta, Purna Warta – Soleh, anggota Komisi I DPR, mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap penempatan prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Desakan ini muncul setelah tiga prajurit TNI yang bertugas dalam misi tersebut gugur akibat serangan di Lebanon. Menurut Soleh, peristiwa tersebut menjadi sinyal kuat bahwa penugasan perlu ditinjau ulang secara menyeluruh.

“Salah satunya kemungkinan penarikan seluruh prajurit TNI dari misi UNIFIL. Intinya, penugasan ini harus dievaluasi secara serius menyusul gugurnya tiga prajurit kita,” ujar Soleh dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).

Ia menegaskan bahwa serangan yang terjadi di Lebanon harus dijadikan bahan pertimbangan utama oleh pemerintah dalam menentukan kelanjutan keterlibatan Indonesia dalam misi tersebut. Selain itu, masih terdapat sejumlah prajurit TNI yang mengalami luka-luka akibat rangkaian serangan di wilayah tersebut.

Soleh juga mengingatkan bahwa jika Indonesia tetap mengirimkan prajurit dalam misi perdamaian, maka risiko yang ada harus diperhitungkan secara matang dan tidak boleh diabaikan.

“Ke depan, pemerintah harus benar-benar memperhitungkan aspek keamanan dan keselamatan prajurit sebelum memutuskan keterlibatan dalam misi perdamaian di wilayah konflik aktif,” ujar Soleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *