Purna Warta – Abu Mohammad al-Julani (Ahmed al-Sharaa), presiden Suriah yang memproklamasikan dirinya sendiri, meresmikan uang kertas Suriah yang didesain ulang di Damaskus, menggantikan mata uang yang sebelumnya menampilkan gambar Bashar al-Assad.
Uang kertas baru tersebut menampilkan simbol-simbol pertanian dan akan mulai beredar pada 1 Januari, disertai redenominasi dengan penghapusan dua nol untuk mempermudah transaksi. Al-Julani mengatakan langkah ini menandai “identitas nasional baru”, mengimbau masyarakat tetap tenang selama proses penukaran, serta menegaskan bahwa kebijakan ini tidak berarti pemulihan ekonomi.


