[KARIKATUR] – Putra Mahkota Iran yang dulu Kabur Kini Manfaatkan Situasi dan Minta Bantuan Trump Untuk Intervensi Kerusuhan di Iran

Putra mahkota Iran di pengasingan, Reza Pahlavi, kembali jadi sorotan dunia.
Pada 10–12 Januari 2026, ia menyerukan agar Presiden AS Donald Trump turun tangan membantu rakyat Iran di tengah gelombang protes besar.

Pahlavi menyebut Trump sebagai “man of peace” dan meminta dukungan penuh bagi rakyat Iran.

Ia mengeluarkan SOS kepada AS, memperingatkan adanya risiko pembantaian di bawah pemadaman internet total.

Demonstrasi pro‑Pahlavi digelar di luar negeri, termasuk di Wina, Austria, dengan massa membawa bendera era Shah.

Pahlavi menegaskan bahwa perubahan di Iran membutuhkan dukungan internasional, terutama dari Amerika Serikat.

Langkah ini memperlihatkan bagaimana oposisi Iran di pengasingan berusaha memanfaatkan momentum krisis untuk mendorong perubahan politik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *