Yaman Memperingatkan Terhadap Peningkatan Kebrutalan Israel di Gaza dan Tepi Barat

Shanaa, Purna Warta – Kementerian Luar Negeri Yaman memperingatkan terhadap peningkatan kebrutalan rezim Israel terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, mengecam rezim Israel karena melanggar gencatan senjata dan mengintensifkan serangan di tengah keheningan internasional.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Minggu malam, kementerian mengatakan rezim Israel terus melanjutkan dan memperluas agresinya terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, sementara komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap bungkam.

Sementara itu, kementerian menegaskan kembali posisi Yaman yang teguh, di tingkat kepemimpinan, pemerintah, dan rakyatnya, dalam mendukung bangsa Palestina dan apa yang disebutnya sebagai perjuangan mereka yang adil.

Pernyataan itu memperingatkan bahaya yang ditimbulkan oleh intensifikasi agresi Israel di Gaza dan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata, dengan menyebutkan contoh terbaru yaitu pembunuhan Raed Saeed Saad, seorang komandan Brigade Ezzedine al-Qassam, sayap militer Hamas.

Secara terpisah, kementerian tersebut mengatakan bahwa kejahatan genosida oleh musuh Zionis terhadap Gaza belum berhenti dan terus berlanjut setiap hari, mengakibatkan pembunuhan sejumlah besar perempuan dan anak-anak.

Dalam perkembangan terkait, pernyataan itu mengatakan bahwa rezim Israel mencegah masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza dan terus melakukan serangan dan blokade terhadap penduduk Palestina di wilayah tersebut.

Kementerian tersebut juga mengutuk eskalasi rezim Israel di Tepi Barat, termasuk serangan berulang, pembunuhan, penghancuran rumah, dan penyerangan terhadap warga Palestina, serta rencana untuk memperluas pemukiman Israel di wilayah tersebut, yang semuanya terjadi di tengah keheningan internasional sepenuhnya.

Terakhir, pernyataan itu menyerukan kepada komunitas internasional untuk memikul tanggung jawabnya dengan menekan rezim Israel untuk menerapkan perjanjian gencatan senjata Gaza, menyelesaikan fase pertamanya, mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan sepenuhnya, melanjutkan ke fase kedua, dan menghentikan agresi serta kegiatan pemukiman di Tepi Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *