Rakyat Yaman Rayakan Kemerdekaan, Kecam Kejahatan Israel

Teheran, Purna Warta – Ratusan ribu rakyat Yaman berkumpul di Sana’a pada hari Sabtu untuk memperingati kemerdekaan dari penjajahan Inggris dan mengecam pendudukan serta agresi rezim Israel yang terus berlanjut di wilayah tersebut.

Baca juga: Serangan Drone Israel Tewaskan Pria Palestina di Kota Gaza

Massa dari seluruh rakyat Yaman berpartisipasi dalam demonstrasi besar-besaran yang digelar dengan tajuk “Pembebasan Adalah Pilihan Kita; Pendudukan Sedang Merosot.”

Unjuk rasa ini menyusul seruan Abdul Malik al-Houthi, pemimpin gerakan Houthi, dan bertepatan dengan peringatan 58 tahun kemerdekaan Yaman dari Inggris pada 30 November.

Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di acara tersebut, para peserta menyatakan komitmen mereka untuk “membawa panji Islam dan jihad sebagaimana yang pernah dilakukan oleh nenek moyang kita di Ansar.”

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa para demonstran tetap “teguh dan sepenuhnya siap” untuk konfrontasi di masa mendatang dengan “musuh dan perangkat militer serta keamanan mereka” melalui upaya resmi, rakyat, dan mobilisasi.

Para pembicara menegaskan kembali bahwa Yaman “tidak akan pernah meninggalkan posisinya yang adil” dan akan terus mendukung Palestina dan kelompok-kelompok Lebanon yang menghadapi tekanan militer Israel.

Pernyataan tersebut berargumen bahwa peringatan 30 November berfungsi sebagai pengingat bagi “semua tiran dan agen-agen mereka” bahwa pendudukan asing pasti akan berakhir, terlepas dari berapa lama itu berlangsung.

Baca juga: Kelompok HAM Desak Negara-Negara Tenegakkan Surat Perintah Penangkapan ICC terhadap Netanyahu

Para demonstran mengatakan kepada “bangsa-bangsa tertindas” bahwa mereka yang memiliki tekad dan kepercayaan kepada Tuhan dapat meraih kemenangan besar.

Peringatan 30 November menandai berakhirnya 129 tahun pemerintahan Inggris di Yaman selatan dan pengusiran pasukan asing, sebuah tonggak sejarah yang dikaitkan oleh rakyat Yaman dengan pengorbanan para pejuang dan perlawanan publik yang meluas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *