HomeInternasionalTimur TengahPejabat Senior AS Tak Ragu Lagi Israel Berada di Balik Pembunuhan Fakhrizadeh

Pejabat Senior AS Tak Ragu Lagi Israel Berada di Balik Pembunuhan Fakhrizadeh

Washington, Purna Warta – The Washington Post mengutip seorang pejabat senior AS yang mengatakan bahwa tidak ada keraguan lagi tentang adanya peran rezim Zionis dalam pembunuhan itu, dan pihaknya menyangkal adanya hubungan dengan AS  mengenai pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh.

Washington Post mengutip seorang pejabat senior AS yang mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak ada hubungannya dengan pembunuhan ilmuwan pertahanan dan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh dan percaya bahwa hal ini telah diberitahukan kepada Iran.

Menurut laporan tersebut, pejabat AS yang tak mau disebutkan namanya, mengatakan bahwa tidak ada keraguan lagi bahwa rezim Zionis berada di balik serangan itu.

“Jelas tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa (aksi teroris ini) adalah pekerjaan orang lain selain Israel,” katanya.

Pejabat AS itu menambahkan bahwa pemerintahan Trump tidak memiliki keinginan untuk diseret ke dalam perang regional oleh rezim Zionis.

Sebelumnya, seorang pejabat intelijen Barat secara eksplisit menyatakan bahwa pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh, seorang ilmuwan nuklir dan pertahanan Iran, adalah rencana lama rezim Zionis untuk menyabotase program nuklir Iran.

“Pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran terkemuka adalah puncak dari rencana jangka panjang Israel untuk menyabotase program nuklir Iran,” seorang pejabat intelijen Barat yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Times of Israel.

The New York Times juga melaporkan pada hari Jumat, yang mengutip pejabat intelijen, bahwa rezim Zionis berada di balik pembunuhan Fakhrizadeh. Perwakilan tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa juga telah mengirim surat ke Dewan Keamanan PBB yang menekankan bahwa ada bukti serius bahwa rezim Zionis bertanggung jawab atas pembunuhan ilmuwan Iran tersebut.

Tindakan teroris tersebut telah mendapat reaksi global dan telah dikecam oleh Jerman, Turki, Qatar, Afrika Selatan, Venezuela, serta PBB dan Uni Eropa.

Baca juga: Media Jepang Beritakan Pembunuhan Fakhrizadeh dan Ketegangan di Timur Tengah

Must Read

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − 13 =