Tel Aviv, Purna Warta – Seorang wartawan senior Israel menyuarakan kemarahan yang kuat atas kebungkaman para pejabat Israel mengenai gencatan senjata 2 minggu yang baru-baru ini diumumkan antara Iran dan AS.
Dalam sebuah unggahan, Nitzan Shapira (ניצן שפירא), wartawan militer Channel 12 Israel, menyuarakan protes atas kebungkaman para pemimpin Israel mengenai detail gencatan senjata dan kurangnya informasi tentang hal itu.
“Apakah ada pejabat/sumber Israel yang akan berbicara kepada publik Israel malam ini?” tulis Shapira.
“Apakah mereka akan menulis sesuatu? Apakah mereka akan memberikan pembaruan? Atau apakah kita masih akan mengikuti perkembangan dari kantor berita Iran “Tasnim” dan dari pernyataan juru bicara pemerintah Pakistan?”
Presiden AS Donald Trump menarik kembali ancamannya sebelumnya terhadap infrastruktur Iran, dan setuju untuk menggunakan proposal 10 poin Iran sebagai dasar untuk negosiasi lebih lanjut.
Dalam unggahan di jejaring media sosialnya, Trump mengatakan, “Kami telah menerima proposal 10 poin dari Iran dan saya percaya itu dapat menjadi dasar yang dapat diandalkan untuk negosiasi.”


