Warga Gaza Menguap akibat Penggunaan Senjata Pasokan AS oleh Israel

Gazan

Doha, Purna Warta – Sebuah laporan investigatif menunjukkan bahwa penggunaan bom termal dan termobarik oleh rezim Israel di Gaza telah menyebabkan ribuan jasad warga Palestina menguap.

Penyelidikan oleh Al Jazeera Arabic, yang dikutip dalam laporan Middle East Eye pada Selasa, menunjukkan bahwa senjata yang dipasok Amerika Serikat kepada rezim Israel untuk digunakan dalam perang genosida di Gaza mampu menghasilkan suhu melebihi 3.500 derajat Celsius (6.332 derajat Fahrenheit), sehingga menyebabkan tubuh warga Palestina “menguap dan berubah menjadi abu.”

Munisi buatan AS tersebut sebagian besar berupa bom vakum atau bom aerosol, termasuk MK-84 “Hammer”, penghancur bunker BLU-109, dan bom berdiameter kecil GBU-39. Banyak di antaranya mengandung tritonal, campuran TNT dan bubuk aluminium yang dapat menghasilkan panas sangat tinggi, demikian disebutkan dalam laporan investigasi tersebut.

Lebih dari 2.800 warga Palestina telah dinyatakan hilang sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza pada Oktober 2023, menurut tim pertahanan sipil di wilayah tersebut, yang meyakini bahwa banyak dari mereka “menguap” akibat penggunaan senjata Amerika yang dilarang tersebut oleh Israel.

Pejabat kesehatan di Gaza telah mengonfirmasi adanya korban yang tubuhnya menguap di wilayah itu, dengan mendokumentasikan sisa-sisa seperti potongan daging, percikan darah, atau bahkan abu yang menunjukkan penggunaan senjata termal dan termobarik yang dilarang secara internasional.

“Jika sebuah keluarga memberi tahu kami bahwa ada lima orang di dalam rumah, dan kami hanya menemukan tiga jenazah yang utuh, maka dua sisanya kami perlakukan sebagai ‘menguap’ hanya setelah pencarian menyeluruh tidak menemukan apa pun selain jejak biologis—seperti cipratan darah di dinding atau fragmen kecil seperti kulit kepala,” demikian dikutip Al Jazeera dari juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal.

Investigasi ini muncul hampir tiga bulan setelah gerakan perlawanan Palestina Hamas menyatakan bahwa jasad-jasad di Gaza “menguap” serta menyerukan pembentukan komite internasional untuk menyelidiki penggunaan senjata terlarang tertentu oleh Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *