Gaza, Purna Warta – Tiga warga Palestina tewas akibat tembakan militer dan serangan udara Israel di Jalur Gaza, ketika rezim Tel Aviv terus melanggar gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat.
Pada Rabu, yang juga menandai hari pertama Ramadan di Gaza, pasukan Israel menewaskan tiga warga Palestina melalui kombinasi serangan udara, darat, dan laut.
Sumber medis di Kompleks Medis Nasser mengumumkan bahwa seorang warga Palestina tewas akibat tembakan Israel di wilayah timur Khan Younis.
Pihak rumah sakit sebelumnya juga mengumumkan bahwa dua warga Palestina tewas akibat tembakan Israel di kota Bani Suheila, yang juga terletak di timur Khan Younis.
Salah satu korban diidentifikasi sebagai Mohannad Jamal Mohammad Al-Najjar (20 tahun), yang ditembak di dekat bundaran Bani Suheila, sebelah timur kota tersebut.
Artileri Israel membombardir kawasan timur Kota Gaza dan menargetkan wilayah timur Khan Younis, sementara tank-tank melepaskan tembakan intensif ke pinggiran timur kota.
Sementara itu, pasukan Israel juga melanjutkan penghancuran dengan meratakan bangunan-bangunan permukiman di Beit Hanoun, Gaza bagian utara.
Serangkaian serangan udara Israel oleh jet tempur yang terbang rendah juga menargetkan sejumlah wilayah di Khan Younis dan Rafah, Gaza bagian selatan.
Rezim Tel Aviv terus melanggar gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat setiap hari. Sejak diberlakukannya gencatan senjata tersebut, pasukan Israel telah menewaskan ratusan warga Palestina lainnya, termasuk 195 anak-anak dan 84 perempuan.
Perang genosida Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina dan melukai hampir 172.000 lainnya. Lebih dari 8.000 warga Palestina dilaporkan masih hilang.


