Gaza, Purna Warta – Pasukan Israel menewaskan sedikitnya sepuluh warga Palestina dalam serangan baru di berbagai wilayah Jalur Gaza, dalam pelanggaran harian lainnya terhadap perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan telah berlaku sejak 10 Oktober tahun lalu.
Sumber medis di Rumah Sakit Nasser menyatakan bahwa empat korban tewas dalam serangan Israel pada Minggu di kota Khan Younis, Gaza selatan.
Serangan tersebut terjadi di luar apa yang disebut sebagai “Garis Kuning”, yakni wilayah tempat pasukan Israel ditempatkan di Gaza, tambah sumber tersebut.
“Garis Kuning” tersebut memisahkan area penempatan militer Israel—yang mencakup sekitar 53 persen wilayah timur Jalur Gaza—dari wilayah barat yang diizinkan untuk diakses dan dilalui warga Palestina.
Media lokal Palestina melaporkan bahwa serangan udara Israel menghantam kawasan dekat rumah pemotongan hewan Turki di sebelah barat Khan Younis.
Mereka menambahkan bahwa ambulans tidak dapat menjangkau lokasi karena pesawat nirawak (drone) Israel terus berputar di udara.
Empat warga Palestina lainnya tewas ketika pasukan Israel menyerang sebuah tenda pengungsi di kawasan al-Faluja, Gaza utara, menurut sumber di Rumah Sakit al-Shifa.
Laporan dari sejumlah rumah sakit di Gaza juga menunjukkan bahwa dua warga Palestina lainnya tewas dalam serangan Israel, namun lokasi terdampak dan identitas para korban belum segera diungkapkan.
Sembilan orang lainnya turut mengalami luka-luka dalam serangan yang dilakukan pasukan pendudukan tersebut, menurut laporan yang sama.


