Sedikitnya 20 Orang Tewas dalam Pemboman Hebat Israel terhadap Tenda Pengungsian di Gaza

Gaza, Purna Warta – Pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap tenda-tenda pengungsian yang menampung warga Palestina yang mengungsi di Khan Yunis, Gaza menewaskan warga sipil dan membuat rumah sakit setempat kewalahan. Serangan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap perjanjian gencatan senjata dengan Gerakan Perlawanan Palestina, Hamas.

Baca juga: Mantan Menteri Israel Serukan Persiapan Tempat Perlindungan Aman saat Tel Aviv Dorong Perang Melawan Iran

Sumber medis dan lokal melaporkan pada Rabu bahwa jet tempur Israel dua kali membombardir tenda-tenda pengungsian di kawasan al-Mawasi, sebelah barat Khan Yunis, Gaza dalam waktu singkat. Serangan tersebut menyebabkan tenda-tenda terbakar dan menewaskan warga yang sebelumnya mencari perlindungan di lokasi tersebut. Rumah sakit di Gaza kemudian mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas akibat serangan di seluruh Jalur Gaza meningkat menjadi 20 orang.

Pejabat kesehatan menyebutkan bahwa 13 korban tewas berasal dari kawasan al-Tuffah dan al-Zeitoun di Kota Gaza, di mana rumah-rumah dan jalan-jalan menjadi sasaran tembakan.

Di antara para korban terdapat seorang bayi berusia satu bulan, yang tewas dalam gelombang serangan yang sama yang menghantam kawasan permukiman dan kerumunan warga sipil.

Para saksi mata menyatakan bahwa pemboman difokuskan pada tenda-tenda yang menampung keluarga pengungsi di Khan Yunis. Serangan lain menghantam sebuah rumah di al-Tuffah, sebelah timur Kota Gaza, serta sebuah jalan di kawasan al-Zeitoun, menyebabkan sejumlah warga luka-luka dan memperparah kehancuran di wilayah yang telah porak-poranda.

Tembakan dari helikopter Israel juga dilaporkan terjadi di wilayah barat Khan Yunis, memperluas serangan ke kawasan selatan Jalur Gaza.

Serangan-serangan ini terjadi di tengah pelanggaran berulang Israel terhadap gencatan senjata dengan Hamas yang mulai berlaku pada Oktober 2025.

Dalam beberapa hari terakhir, serangan Israel terus berlanjut di berbagai wilayah Gaza. Di wilayah tengah, drone Israel menyerang area dekat rumah duka di Kamp Pengungsi al-Nuseirat, menewaskan dua warga sipil di kawasan padat penduduk.

Di wilayah utara, seorang warga Palestina tewas di Kamp Halawa, Jabaliya, di tengah aktivitas drone, tembakan, dan invasi militer yang terus berlangsung.

Di selatan, staf medis di Kompleks Medis Nasser di Khan Yunis juga melaporkan satu korban tewas tambahan.

Baca juga: Skandal Baru Google: Kerja Sama Rahasia Gemini dengan Kontraktor Militer Israel Terungkap

Otoritas kesehatan Palestina menyatakan bahwa sejak gencatan senjata diberlakukan, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 527 warga Palestina dan melukai 1.447 lainnya dalam berbagai serangan.

Sejak Israel melancarkan agresi genosida terhadap Gaza pada 7 Oktober 2023, serangan-serangan Israel telah menewaskan lebih dari 71.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 171.000 lainnya, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur Gaza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *