Gaza, Purna Warta – Militer rezim Israel melanjutkan serangan terhadap Jalur Gaza dengan membombardir kawasan timur Khan Younis dengan tembakan artileri berat pada dini hari tadi. Desa Abasan juga menjadi sasaran serangan menggunakan pesawat tak berawak.
Baca juga: Demonstrasi Anti-Zionisme di New York
Pada saat yang sama, kapal-kapal perang Israel menargetkan pantai Kota Rafah, yang menyebabkan sejumlah warga Palestina gugur.
Di distrik Shuja’iyya di Gaza, puluhan keluarga Palestina tidak dapat meninggalkan wilayah tersebut akibat serangan intensif rezim Israel dan kini berada dalam kondisi terkepung.
Di sisi lain, sumber medis di Gaza mengumumkan bahwa sejak dimulainya perang Gaza, jumlah warga Palestina yang gugur telah mencapai 69.546 orang.
Perlu dicatat bahwa sejak diberlakukannya perjanjian gencatan senjata di Gaza, 312 orang syahid dan 760 lainnya terluka telah tercatat.
Reaksi Hamas
Sementara itu, Hazem Qassem, juru bicara Gerakan Hamas, mengecam keras berlanjutnya “kejahatan rezim Israel” dan menyebutnya sebagai bentuk ketidakpatuhan rezim tersebut terhadap hukum internasional serta negara-negara penjamin perjanjian gencatan senjata.
Baca juga: Pertemuan Utusan AS dengan Mata-mata Israel yang Ternama Picu Kehebohan
Ia mengkritik ketidakmampuan negara-negara penjamin dalam mencegah pembantaian warga Gaza dan menyeru seluruh pihak penandatangan perjanjian untuk menjalankan tanggung jawab mereka dalam memastikan implementasi yang benar dari kesepakatan tersebut.


