Gaza, Purna Warta – Kelompok-kelompok perlawanan Palestina menganggap veto AS terhadap resolusi gencatan senjata Gaza pada pertemuan Dewan Keamanan sebagai cek kosong bagi rezim Israel untuk melakukan pembunuhan lebih lanjut di Jalur Gaza.
Baca juga: Warga Maroko Gelar Mogok Makan untuk Solidaritas dengan Gaza, Qatar Kecam Serangan Israel
Gerakan Mujahidin Palestina mengumumkan dalam sebuah pernyataan, “Kami mengutuk keras pemerintah kriminal AS yang berulang kali menggunakan hak veto di Dewan Keamanan terhadap resolusi gencatan senjata di Gaza.”
Gerakan tersebut menekankan bahwa veto AS terhadap resolusi gencatan senjata adalah cek kosong yang ditandatangani oleh Zionis untuk melakukan pembunuhan lebih lanjut dan genosida di Jalur Gaza.
Gerakan Jihad Islam Palestina juga mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa penggunaan hak veto AS untuk menghentikan genosida di Jalur Gaza sekali lagi menunjukkan bahwa pemerintahan Trump adalah mitra praktis dan pemicu utama kejahatan ini.
Baca juga: Protes Massal di Windsor Saat Trump Mendarat di Inggris untuk Kunjungan Kenegaraan Kedua
Gerakan Palestina “Al-Ahrar” juga mengumumkan, “Kami mengutuk sekeras-kerasnya veto AS terhadap resolusi untuk menghentikan kejahatan perang genosida di Jalur Gaza.”
Sementara itu, gerakan Hamas menekankan dalam sebuah pernyataan, “Penggunaan hak veto AS untuk menggagalkan resolusi genosida di Jalur Gaza mencerminkan keterlibatan dan partisipasi penuh negara tersebut dalam kejahatan genosida yang dilakukan rezim pendudukan Zionis terhadap rakyat Palestina.”


