Perang Genosida Israel Jadikan 288.000 Keluarga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal

Genosida israel

Gaza, Purna Warta – Otoritas Gaza menyebut bahwa genosida Israel telah membuat 288.000 keluarga Palestina kehilangan tempat tinggal akibat kehancuran masif di seluruh Jalur Gaza.

Baca juga: Reaksi Zionis atas Kemenangan Mamdani: “New York Telah Jatuh”

Menurut pengumuman Kantor Media Pemerintah Gaza pada Kamis, diperkirakan 268.000 unit rumah warga Palestina telah hancur akibat perang Israel.

Kantor Media itu menyatakan bahwa agresi Israel mengakibatkan 288.000 keluarga Palestina di Gaza kini kehilangan atap untuk berteduh. Pihaknya menambahkan bahwa saat ini Gaza tengah menghadapi “krisis perumahan yang sangat serius” akibat minimnya unit hunian yang tersisa.

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan warga Palestina menghadapi gelombang perpindahan paksa terburuk dalam beberapa dekade.

UNRWA memperkirakan sekitar 81 persen dari seluruh bangunan di Gaza telah rusak atau hancur.

Sementara itu, pasukan Israel masih terus melakukan penghancuran rumah-rumah warga Palestina di Gaza meskipun telah ada perjanjian gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai.

Sejak Oktober 2023, penembakan dan serangan udara Israel terus meratakan rumah warga, rumah sakit, dan jaringan air di seluruh Gaza, menjadikan infrastruktur wilayah tersebut hancur total.

Selain itu, warga Gaza masih menghadapi kekurangan akut pangan, air, obat-obatan, serta pasokan penting lainnya karena Israel menutup jalur penyeberangan dan memberlakukan pembatasan keras atas apa yang boleh masuk ke Jalur Gaza.

Baca juga: Dewan Keamanan PBB Cabut Sanksi Terhadap Al-Joulani

Kementerian Kesehatan Gaza menyebut jumlah korban tewas akibat perang genosida Israel telah melampaui 68.875 jiwa.

Gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat mulai berlaku pada 10 Oktober. Namun, menurut Kepala Kantor Media Pemerintah Gaza, Israel telah melakukan lebih dari 200 pelanggaran terhadap kesepakatan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *