Hamas Menguraikan Kekejaman Israel dan Pelanggaran Gencatan Senjata

Gaza, Purna Warta – Ketua Dewan Syura Hamas, Muhammad Ismail Darwish, mengirimkan surat kepada Menteri Luar Negeri Iran, yang merinci kekejaman Israel yang sedang berlangsung dan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata Gaza, sekaligus menyampaikan ucapan selamat Ramadan kepada Iran.

Dalam pesannya yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi, Darwish mengucapkan selamat atas datangnya bulan suci Ramadan dan mendoakan kemakmuran dan kesuksesan bagi Republik Islam Iran. Kemudian, ia menyampaikan laporan komprehensif tentang status terkini pelaksanaan perjanjian gencatan senjata Gaza.

Mengacu pada komitmen penuh Hamas terhadap gencatan senjata, Darwish menguraikan pelanggaran yang jelas dan terang-terangan oleh rezim Zionis. Menurut surat tersebut, ini termasuk serangan harian terhadap wilayah Palestina dan pembunuhan terus-menerus terhadap warga sipil Palestina, khususnya perempuan dan anak-anak.

Ia juga menyebutkan penangkapan warga Palestina, pemberlakuan pembatasan ketat terhadap masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, penghambatan aktivitas di penyeberangan Rafah, dan pembatasan pergerakan warga Palestina, serta pencegahan pembangunan kembali infrastruktur vital.

Ketua Dewan Syura Hamas itu juga menekankan perlunya upaya serius dari para mediator dan komunitas internasional untuk memaksa rezim Zionis yang menduduki wilayah tersebut untuk memenuhi kewajibannya. Ia menyatakan bahwa hal tersebut meliputi penghentian segera pembunuhan, pembantaian, dan pelanggaran hak-hak rakyat Palestina; kepatuhan terhadap ketentuan perjanjian mengenai masuknya bantuan kemanusiaan dan bantuan kemanusiaan kepada penduduk Jalur Gaza; pencabutan pembatasan terkait penyeberangan Rafah dan memfasilitasi pergerakan penumpang; mengizinkan masuknya bahan bakar, peralatan, dan mesin yang diperlukan untuk membangun kembali infrastruktur; mematuhi aturan kemanusiaan; dan mengakhiri penyiksaan dan perlakuan buruk terhadap tahanan Palestina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *