Dokumen Pemerintah AS Ungkap Epstein Donasikan Ribuan Dolar untuk Militer Israel dan Organisasi Permukiman

Epstein Israel

Washington, Purna Warta – Dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) menunjukkan bahwa pelaku perdagangan seks anak Jeffrey Epstein pernah menyumbangkan dana kepada militer Israel serta sebuah organisasi Israel yang mendanai permukiman ilegal.

Menurut dokumen tersebut, catatan Internal Revenue Service (IRS) menunjukkan bahwa Epstein menyalurkan dana kepada militer Israel dan Jewish National Fund (JNF), sebuah organisasi yang mendanai permukiman Yahudi ilegal di wilayah Palestina yang diduduki.

Dalam salah satu dokumen terkait tahun 2005, salah satu yayasan amal milik Epstein menyumbangkan 25.000 dolar AS kepada sebuah organisasi berbasis di Amerika Serikat yang menggalang dana untuk mendukung pasukan Israel dan infrastruktur militernya.

Sementara itu, JNF, yang didirikan pada tahun 1901 dengan tujuan utama mengakuisisi tanah Palestina untuk pembangunan permukiman ilegal di wilayah pendudukan, tercatat menerima sumbangan sebesar 15.000 dolar AS, berdasarkan catatan IRS yang sama dan dikutip oleh DOJ.

Epstein diketahui memanfaatkan yayasan amalnya untuk memperbaiki citra publiknya yang tercemar oleh reputasinya sebagai pebisnis gelap dan pelaku pedofilia, serta keterkaitannya dengan badan intelijen Israel Mossad. Ia juga dikenal memiliki kecenderungan merekrut dan menghubungkan anak-anak di bawah umur yang rentan dengan tokoh-tokoh berpengaruh yang memiliki ketertarikan seksual terhadap anak di bawah umur.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut sebagai salah satu tokoh yang terlibat dalam pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia 13 tahun dengan perantaraan Epstein.

Namun demikian, Trump telah berulang kali membantah melakukan tindakan melawan hukum apa pun terkait hubungannya yang dekat dengan Epstein di masa lalu.

Epstein meninggal dunia pada 10 Agustus 2019, saat Trump masih menjabat sebagai presiden.

Kematian Epstein dinyatakan sebagai bunuh diri dan terjadi dalam kondisi yang dianggap misterius ketika ia ditahan di sebuah fasilitas penjara dengan tingkat keamanan tinggi di New York City.

Sementara dokumen-dokumen tersebut menunjukkan bahwa terpidana kasus pedofilia itu memiliki hubungan mendalam dengan rezim Israel, Gedung Putih disebut tengah mendorong narasi bahwa Epstein bekerja untuk Rusia atau kemungkinan merupakan seorang agen ganda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *