Angka Mengejutkan Korban Syahid Palestina Sejak Nakbah; Rekor Pembantaian di Gaza

Statistik

Al-Quds, Purna Warta – Rakyat Palestina sejak 1969 memperingati setiap 7 Januari sebagai Hari Syahid Palestina, hari yang menandai peringatan syahidnya Ahmad Musya, syahid pertama gerakan Fatah dan revolusi Palestina 1965.

Syahid Ahmad Musya adalah pelaku operasi bunuh diri pertama terhadap penjajah Zionis pada 1965, dikenal sebagai simbol revolusi Palestina, dan menjadi yang pertama melepaskan tembakan di medan pengorbanan dan jihad. Namanya kini terkait erat dengan peringatan revolusi Palestina.

Hari ini, 7 Januari 2026, menandai peringatan ke-57 Hari Syahid Palestina. Rakyat Palestina memperingatinya untuk mengenang lebih dari 150 ribu syahid yang telah berkorban demi kebebasan tanah air dan kesucian tempat suci mereka.

Statistik Mengejutkan Korban Syahid Palestina

Tahun ini, peringatan Hari Syahid Palestina datang di tengah gelombang genosida terbesar dalam era modern yang menimpa rakyat Gaza. Jumlah korban tewas dan hilang sejak lebih dari dua tahun perang genosida rezim Zionis di Gaza telah melampaui 80 ribu orang.

Kementerian Kesehatan Palestina dalam laporan resminya menyebutkan, sejak dimulainya perang genosida rezim pendudukan terhadap Gaza, jumlah total syahid yang tercatat di rumah sakit mencapai 71.391 orang, sementara jumlah korban luka 171.279 orang.

Selain itu, menurut sumber resmi di Jalur Gaza, lebih dari 10 ribu orang hilang dan terkubur di bawah reruntuhan, tanpa ada kemampuan untuk mengevakuasi jenazah mereka.

Di Tepi Barat yang diduduki, sejak dimulainya perang Gaza, lebih dari 1.000 warga Palestina tewas di tangan Zionis.

Kantor Media Tahanan Palestina menyatakan, sejak 1967, 323 tahanan Palestina tewas di penjara rezim pendudukan, termasuk 86 orang sejak dimulainya perang genosida Israel terhadap Gaza, menunjukkan eskalasi serius kejahatan rezim terhadap para tahanan Palestina.

Kantor tersebut menegaskan bahwa kejahatan Zionis terhadap tahanan pemberani tidak akan dilupakan dan mereka tetap berkomitmen pada hak dan pengorbanan para tahanan. Mereka juga menyerukan internasionalisasi perjuangan para tahanan Palestina di semua tingkat, serta mendorong upaya pembebasan mereka di kancah internasional, regional, dan lokal.

Sejak Nakbah Palestina pada 1948, dalam serangkaian perang berkelanjutan antara rakyat Palestina dan rezim Zionis, hampir 170 ribu warga Palestina telah menjadi syahid menurut statistik resmi.

  • Pada Nakbah 1948: sekitar 15 ribu syahid
  • Perang 1967: 15–25 ribu syahid
  • Intifada Batu / Intifada Pertama: lebih dari 1.400 syahid
  • Intifada Al-Aqsa (2000–2005): sekitar 11 ribu syahid
  • Perang Gaza 2008–2009: 1.430 syahid
  • Perang 2012: 180 syahid
  • Konflik 2014 di Gaza: lebih dari 2.300 syahid
  • Perang Pedang Yerusalem (Mei 2021, 11 hari): sekitar 300 syahid

Namun, jumlah korban terbesar berasal dari Perang Badai Al-Aqsa yang dimulai pada 7 Oktober 2023. Berdasarkan data resmi Kementerian Kesehatan Gaza, jumlah syahid mencapai 71.391 orang, dengan lebih dari 10 ribu orang masih hilang dan terkubur di bawah reruntuhan.

Badan Pusat Statistik Palestina, pada peringatan Nakbah 13 Mei 2025, mencatat penderitaan rakyat Palestina selama 77 tahun pendudukan Zionis, menyatakan bahwa sejak 1948 lebih dari 154 ribu warga Palestina tewas, dengan korban di Gaza sejak Oktober 2023 mencapai sekitar 40 persen dari total korban syahid Palestina sejak Nakbah.

Secara keseluruhan, menurut data resmi Palestina, jumlah total korban syahid Palestina sejak pendudukan oleh rezim Zionis dan kejahatan terhadap rakyat Palestina telah melampaui 160 ribu orang, hampir setengahnya tewas selama perang genosida Israel terhadap Gaza sejak Oktober 2023 hingga kini.

Puisi Mengenang Syahid

Penyair besar Palestina, Mahmoud Darwish, dalam memperingati martabat syahid dan kehidupan Palestina yang erat dengan budaya pengorbanan, berkata:
“Jika mereka bertanya tentang Gaza… katakan kepada mereka bahwa di sana ada seorang syahid yang dibawa oleh syahid lain, difoto oleh syahid lain, diantar oleh syahid lain, dan disalatkan oleh syahid lain.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *