Turki Menemukan Kotak Hitam dari Pesawat Jet Jenderal Libya yang Jatuh

Pesawat Libya

Ankara, Purna Warta – Otoritas Turki telah menemukan perekam suara dan data penerbangan dari pesawat jet pribadi yang jatuh dan menewaskan kepala angkatan bersenjata Libya.

Baca juga: Ledakan di Masjid di Homs, Suriah Menewaskan Setidaknya 6 Orang

Pesawat Falcon 50 jatuh di distrik Haymana dekat Ankara tak lama setelah lepas landas. Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya mengkonfirmasi penemuan kotak hitam di lokasi kecelakaan, seperti dilaporkan AFP.

“Proses pemeriksaan dan evaluasi perangkat ini telah dimulai oleh otoritas terkait,” katanya kepada wartawan.

Pesawat itu membawa Letnan Jenderal Mohammed al-Haddad dan empat ajudannya kembali ke Tripoli, Libya. Para pejabat menyatakan pesawat tersebut telah meminta pendaratan darurat karena kegagalan listrik sebelum kontak terputus.

Kecelakaan itu merenggut nyawa kedelapan orang di dalamnya, termasuk tiga awak pesawat. Yerlikaya mengatakan jenazah-jenazah tersebut masih berada di lokasi reruntuhan ketika delegasi Libya yang beranggotakan 22 orang tiba di Ankara.

Haddad telah menjabat sebagai kepala staf umum angkatan darat sejak Agustus 2020. Ia kembali dari pembicaraan dengan para pejabat militer Turki di ibu kota.

Baca juga: Kabinet Jepang Menyetujui Anggaran Pertahanan Rekor yang Bertujuan untuk Mencegah China

Turki mempertahankan hubungan dekat dengan pemerintah yang diakui PBB di Tripoli, memberikan dukungan ekonomi dan militer. Negara Afrika Utara ini telah terpecah sejak penggulingan Muammar Gaddafi pada tahun 2011.

Ankara baru-baru ini terlibat dengan pemerintahan saingan di Libya timur yang dipimpin oleh Komandan Khalifa Haftar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *