Inggris Akan Mengakui Negara Palestina Setelah Kepergian Trump

London, Purna Warta – Inggris akan secara resmi mengakui Negara Palestina akhir pekan ini, setelah Presiden AS Donald Trump mengakhiri kunjungannya, The i Paper melaporkan pada hari Rabu, mengutip sumber-sumber pemerintah.

Baca juga: Kepanikan di Kota Gaza Saat Israel Melangkah ke Pusat Kota, Menghimpit Penduduk

Perdana Menteri Keir Starmer sebelumnya berjanji bahwa Inggris akan melanjutkan pengakuan tersebut di Majelis Umum PBB pada bulan September, kecuali Israel mengakhiri kampanye brutalnya di Gaza dan menyetujui gencatan senjata.

Pengumuman pengakuan Negara Palestina tersebut ditunda hingga setelah kepergian Trump dari Inggris, karena London berusaha menghindari konflik dengan Washington, di mana Trump dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio secara terbuka mendukung serangan darat berdarah Israel di Gaza.

Downing Street mengatakan keputusan itu dimaksudkan untuk melindungi kelangsungan solusi dua negara.

“Kenegaraan adalah hak yang tidak dapat dicabut dari rakyat Palestina, dan sangat penting dalam melindungi kelangsungan solusi dua negara agar kita menegaskan hak yang tidak dapat dicabut itu,” ujar juru bicara Starmer.

Baca juga: Gangguan Infrastruktur Kereta Api Menghantam Wilayah Pendudukan Rezim Zionis

Pembantaian yang terus dilakukan Israel di Gaza telah mempercepat momentum pengakuan di seluruh dunia.

Tahun lalu, Irlandia, Norwegia, dan Spanyol bergabung dengan 147 negara yang secara resmi mengakui Palestina.

Prancis juga menyatakan akan memperpanjang pengakuan tersebut di Sidang Umum PBB, menjadikannya anggota G7 pertama yang mengambil langkah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *