10 Tewas dalam Penembakan Sekolah di Austria

Graz, Purna Warta – Sepuluh orang tewas pada hari Selasa setelah seorang tersangka penembak melepaskan tembakan di sebuah sekolah di kota Graz, Austria tenggara, kata wali kota setempat seperti dikutip.

Baca juga: Trump Dukung Penangkapan Gubernur California di Tengah Ketegangan Protes LA

Beberapa siswa dan sedikitnya satu orang dewasa, serta tersangka penembak, termasuk di antara yang tewas, wali kota Elke Kahr mengonfirmasi kepada kantor berita Austria APA.

Penembakan di sekolah jauh lebih jarang terjadi di Eropa daripada di Amerika Serikat, tetapi dalam beberapa tahun terakhir Eropa telah diguncang oleh serangan di sekolah dan universitas yang tidak terkait dengan terorisme.

“Saat ini, operasi polisi sedang berlangsung… Alasan pengerahan adalah karena suara tembakan terdengar di gedung tersebut,” kata polisi di X, mengonfirmasi serangan di kota Graz.

Polisi dan pejabat kementerian dalam negeri tidak dapat segera dihubungi oleh AFP.

“Situasinya sangat tidak jelas saat ini,” kata sumber kepolisian kepada kantor berita Austria APA.

Diplomat tinggi Uni Eropa Kaja Kallas menyatakan dirinya “sangat terkejut” pada hari Selasa oleh laporan penembakan tersebut.

“Setiap anak seharusnya merasa aman di sekolah dan dapat belajar tanpa rasa takut dan kekerasan,” tulis Kallas di X. “Pikiran saya bersama para korban, keluarga mereka, dan rakyat Austria di masa kelam ini.”

Serangan di depan umum jarang terjadi di negara Alpen yang berpenduduk hampir 9,2 juta orang ini. Negara ini termasuk dalam sepuluh negara teraman di dunia, menurut Indeks Perdamaian Global.

Pada bulan Januari 2025, seorang pria berusia 18 tahun menikam seorang siswa sekolah menengah dan seorang guru hingga tewas di sebuah sekolah di timur laut Slovakia.

Pada bulan Desember 2024, seorang pria berusia 19 tahun menikam seorang siswa berusia tujuh tahun hingga tewas dan melukai beberapa orang lainnya di sebuah sekolah dasar di Zagreb, Kroasia.

Baca juga: Misi PBB Kecam Pelanggaran Gencatan Senjata di Ibu Kota Libya

Pada bulan Desember 2023, sebuah serangan oleh seorang mahasiswa di sebuah universitas di pusat kota Praha menewaskan 14 orang dan melukai 25 orang.

Beberapa bulan sebelumnya di tahun yang sama, seorang anak berusia 13 tahun menembak mati delapan teman sekelasnya dan seorang penjaga keamanan di sebuah sekolah dasar di pusat kota Belgrade. Enam anak dan seorang guru juga terluka. Penembak tersebut menghubungi polisi, yang kemudian menangkapnya.

Pada tahun 2009, sembilan murid, tiga guru, dan tiga orang yang lewat tewas dalam penembakan di sebuah sekolah di Winnenden di Jerman selatan oleh seorang mantan murid yang kemudian bunuh diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *