Pakistan Dikagumi Karena Berpihak pada Iran di Tengah Perang Israel

pakistan iran tengah perang

Islamabad, Purna Warta – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran memuji Pakistan karena mendukung Iran di tengah perang melawan agresi rezim Zionis.

Baca juga: Ketua Parlemen Mencela Retorika Anti-Iran Trump

Dalam percakapan telepon dengan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir pada hari Minggu, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi memuji sikap berani dan dukungan pemerintah dan negara Pakistan terhadap Iran di tengah perang melawan agresi yang kejam dan teroris yang dilancarkan oleh rezim Israel dan AS.

Panglima tertinggi Iran mengutuk dukungan Amerika yang tak tergoyahkan terhadap rezim Zionis dalam perang melawan Iran, dengan mengatakan AS juga menggunakan semua kapasitas untuk melindungi rezim Israel terhadap serangan rudal dan pesawat tak berawak balasan Iran.

“Selain AS, sejumlah negara Barat lainnya juga memberikan dukungan verbal dan praktis kepada musuh (Israel),” imbuhnya.

Meskipun Iran mengalami kerusakan dan kehilangan komandan utama Iran di awal perang, Republik Islam menggagalkan rencana musuh dan memaksanya menuntut gencatan senjata, kata Mayor Jenderal Mousavi.

Sementara rezim Zionis melancarkan perang agresi terhadap Iran pada 13 Juni dan menyerang wilayah militer, nuklir, dan permukiman Iran selama 12 hari, AS turun tangan dan melakukan serangan militer terhadap tiga lokasi nuklir di Natanz, Fordow, dan Isfahan Iran pada 22 Juni.

Pasukan militer Iran melakukan serangan balik yang kuat segera setelah agresi tersebut. Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam melakukan 22 gelombang serangan rudal balasan terhadap rezim Zionis sebagai bagian dari Operasi True Promise III yang menimbulkan kerugian besar di kota-kota di seluruh wilayah pendudukan.

Baca juga: Iran Ragu dengan Komitmen Israel terhadap Gencatan Senjata

Selain itu, sebagai tanggapan atas serangan AS, angkatan bersenjata Iran meluncurkan serangkaian rudal ke pangkalan udara al-Udeid di Qatar, pangkalan militer Amerika terbesar di Asia Barat.

Gencatan senjata yang mulai berlaku pada tanggal 24 Juni menghentikan pertempuran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *