Beijing, Purna Warta – Kebakaran yang terjadi di sebuah gedung apartemen di China selatan menewaskan 12 orang, menurut laporan media pemerintah pada hari Rabu.
Baca juga: Duta Besar Qatar Memuji Hubungan Terhormat dengan Iran
Kebakaran di gedung apartemen empat lantai di Shantou, provinsi Guangdong, China terjadi sekitar pukul 21.20 pada hari Selasa, dan berhasil dipadamkan tepat setelah pukul 22.00, kata departemen pemadam kebakaran setempat dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan AFP.
Kejadian ini terjadi setelah kebakaran besar bulan lalu yang melanda beberapa menara apartemen bertingkat tinggi di Hong Kong, yang berbatasan dengan Guangdong, menewaskan 160 orang.
“Bangunan yang terbakar adalah bangunan beton bertulang empat lantai yang dibangun sendiri,” kata Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Distrik Chaonan, menambahkan bahwa kobaran api telah mempengaruhi area seluas 150 meter persegi (1.600 kaki persegi).
Baca juga: Libya Memulai Persiapan Pemilihan Presiden dan Parlemen pada Tahun 2026
“Investigasi penyebab kebakaran dan penanganan pasca-kejadian sedang dilakukan secara tertib,” katanya.
Laporan awal pada Rabu pagi menyebutkan delapan orang tewas, dengan empat orang luka-luka dilarikan ke rumah sakit.
Media pemerintah Xinhua kemudian mengatakan total 12 orang tewas.
Kematian ini terjadi setelah Tiongkok meluncurkan kampanye melawan bahaya kebakaran di gedung-gedung tinggi menyusul kebakaran di Hong Kong bulan lalu.


