Washington, Purna Warta – Sejumlah sumber berbahasa Ibrani yang tidak resmi melaporkan adanya perdebatan dan perselisihan antara Presiden AS Donald Trump dan utusan khususnya Steve Witkoff serta menantunya Jared Kushner.
Sumber-sumber tersebut melaporkan bahwa perselisihan mereka muncul terkait perang melawan Iran, karena Trump percaya bahwa Witkoff dan Kushner, yang beragama Yahudi, telah menerapkan rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk melibatkan AS dalam perang melawan Iran, alih-alih mempertimbangkan kepentingan pemerintah Amerika Serikat dalam perang melawan Iran.
Trump dilaporkan marah kepada Witkoff dan Kushner setelah kegagalan dalam memenuhi tujuan perang, termasuk kegagalan untuk menggulingkan Republik Islam, membuka jalan bagi disintegrasi Iran dengan mengerahkan kelompok-kelompok separatis, dan menghancurkan kemampuan pertahanan Iran. Di atas segalanya, yang semakin membuat Trump marah adalah kegagalan AS untuk menguasai Selat Hormuz, karena kredibilitas militer dan politik AS telah rusak di dunia karena selat tersebut tetap tertutup.
Witkoff dan Kushner tampaknya telah meyakinkan Trump bahwa ancaman Iran untuk menutup Selat Hormuz dan mengubah perang menjadi konflik regional hanyalah gertakan. Selain itu, tidak ada gagasan yang dipertimbangkan tentang kemungkinan suksesi Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei setelah kemartiran Ayatollah Seyed Ali Khamenei.
Di antara berita palsu yang meyakinkan Trump untuk melancarkan perang melawan Iran adalah gagasan tentang keterbatasan kekuatan rudal Iran dan kemungkinan untuk menghilangkan kemampuan tersebut dalam waktu empat hari hingga satu minggu.
Menurut sumber-sumber tersebut, Trump percaya bahwa Witkoff dan Kushner telah bertindak sebagai perantara Yahudi Netanyahu di pemerintahan AS, alih-alih mewakili pemerintah AS.
Witkoff dan Kushner telah memberikan data yang salah kepada Trump, meyakinkannya bahwa serangan kilat akan menghancurkan Iran dan memaksanya untuk menyerah. Sekarang Trump percaya bahwa informasi yang salah tersebut bukanlah hasil dari pengawasan Witkoff dan Kushner, tetapi data yang diberikan oleh Netanyahu melalui teknik pihak ketiga.
Sumber-sumber tersebut mengklaim bahwa selama minggu lalu, Trump telah memblokir saluran komunikasinya dengan Witkoff dan Kushner mengenai perang melawan Iran.
Pemerintah AS belum mengambil sikap apa pun mengenai masalah ini hingga saat ini.


