Washington, Purna Warta – Dalam laporan terbaru, Kongres AS telah menyoroti penipisan persediaan Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) yang mengkhawatirkan. Berikut adalah narasi dari bagian perang di situs web berbahasa Ibrani dari Kantor Berita Tasnim, yang dirilis pada hari Kamis:
Baru-baru ini, Kongres AS telah menerbitkan laporan komprehensif tentang status pertahanan udara Angkatan Darat AS dalam perang yang sedang berlangsung dengan Iran. Menurut laporan ini, Amerika telah kehilangan sepertiga dari amunisi pertahanan udara mereka, yaitu sistem THAAD (Terminal High Altitude Area Defense). Selain itu, beberapa sistem radar THAAD telah hancur, dan mereka tidak dapat menggantinya, karena penggantian tersebut membutuhkan waktu beberapa tahun.
Akibatnya, pangkalan militer AS di Teluk Persia selatan kini tak berdaya menghadapi serangan rudal Iran. Pada saat yang sama, Iran, setelah menetralisir sistem pertahanan udara di Israel, kini berfokus pada penghancuran pabrik-pabrik yang memproduksi sistem pertahanan, rudal, dan radar.
Setelah penghancuran sistem pertahanan udara, jalur produksi mereka di Israel menghadapi ancaman serius berupa kehancuran total.


