Institut Amerika–Zionis GHF: Kedok Kemanusiaan bagi Pembantaian Sistematis di Gaza

Amerikan

Washington, Purna Warta – Organisasi New Humanity melaporkan bahwa sejak akhir Mei, bertepatan dengan dimulainya operasi oleh Institut Amerika–Zionis “Gaza Humanitarian Foundation” (GHF), serangan terhadap kelompok rentan di Gaza meningkat drastis. Menurut Palestine Information Center, Israel memberlakukan blokade penuh atas Gaza pada bulan Maret dan hanya mengizinkan masuknya bantuan terbatas mulai akhir Mei. Namun, distribusi bantuan tersebut diserahkan kepada lembaga yang berafiliasi dengan rezim pendudukan, yang dinilai tidak dapat dipercaya oleh organisasi internasional.

Baca juga: Mesir dan Turki Melanjutkan Latihan Militer Setelah 13 Tahun, Interaksi Kairo dan Ankara Membuat Israel Khawatir

Dari Januari hingga akhir Juli 2024, sekitar 200 serangan terhadap warga yang kelaparan saat mengantre makanan di Gaza terdokumentasi, yang mengakibatkan gugurnya lebih dari 1.200 orang dan melukai sekitar 4.700 lainnya. Angka ini bersifat konservatif dan tidak mencakup serangan di dekat posisi GHF.

Jika ditambahkan dengan data Perserikatan Bangsa-Bangsa dari Agustus hingga awal September 2025, jumlah total korban gugur Palestina di antrean bantuan makanan mencapai sedikitnya 2.957 orang, dengan 19.866 terluka. Jumlah ini mencakup sekitar 4,6% dari seluruh korban gugur yang tercatat dan 12% dari total korban luka yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza.

Adel Haq, profesor hukum internasional di Universitas Rutgers, Amerika Serikat, dengan merujuk pada data tersebut menegaskan bahwa serangan-serangan ini bukanlah insiden terpisah, melainkan membentuk pola yang menunjukkan adanya kebijakan dan persetujuan pemerintah untuk melanjutkannya.

Penelitian juga menunjukkan bahwa serangan-serangan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional serta termasuk ke dalam kategori kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida.

Baca juga: 46 Warga Sipil Palestina Tewas Akibat Serangan Tak Henti di Gaza

Laporan organisasi itu menekankan bahwa sejak dimulainya operasi oleh Institut Amerika–Zionis GHF itu, jumlah korban gugur meningkat tajam. Menurut laporan tersebut, setiap insiden yang terdokumentasi merupakan potensi kejahatan perang, dan pola yang ada mengungkap sifat strategis dari tindakan Israel.

Sebelumnya, Kantor Informasi Pemerintah Palestina di Jalur Gaza juga dengan tegas mengecam peran GHF dalam pembunuhan sistematis warga sipil yang kelaparan, dengan menggambarkan pusat-pusat distribusi bantuan itu sebagai “jebakan maut kolektif.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *