Carney: Tidak ada Lagi Dana yang Dikirim ke Amerika Serikat untuk Pengeluaran Militer

Uang Ke amerika

Ottawa, Purna Warta – Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyatakan bahwa negaranya tidak akan lagi mengirim dana untuk pengeluaran militer ke Amerika Serikat.

Ia mengatakan bahwa masa di mana Kanada mengalokasikan 70 sen dari setiap 1 dolar untuk pengeluaran militer kepada Amerika Serikat telah berakhir, dan Ottawa tidak lagi akan membayar untuk hal tersebut.

Menurut laporan Khabar Online, Carney juga menegaskan bahwa Kanada tidak lagi mengirim sebagian besar anggaran pertahanannya ke Amerika Serikat, serta telah menetapkan garis kebijakan yang jelas terkait bagaimana negaranya membelanjakan dana militer.

Berdasarkan laporan  Moneycontrol, ia menyampaikan dalam konvensi Partai Liberal pada April 2026:

“Hari-hari ketika militer Kanada mengirim 70 sen dari setiap dolar ke Amerika Serikat telah berakhir.”

Pernyataan ini muncul beberapa bulan setelah Carney menyatakan bahwa ketergantungan Kanada pada pemasok militer Amerika Serikat sudah tidak lagi berkelanjutan.Kebijakan yang disampaikan oleh Mark Carney tersebut mencerminkan perubahan arah strategis Kanada dalam bidang pertahanan yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Selama ini, Kanada dikenal sebagai salah satu sekutu utama Amerika Serikat dan memiliki keterikatan kuat dalam kerja sama militer, termasuk dalam kerangka NATO. Namun, meningkatnya kekhawatiran terhadap ketergantungan berlebihan pada industri pertahanan AS mendorong Ottawa untuk mulai memperkuat kapasitas domestik serta menjajaki kerja sama alternatif dengan negara lain.

Langkah ini juga sejalan dengan tren global yang mengarah pada kemandirian pertahanan, seperti yang tengah didorong oleh Uni Eropa melalui konsep “strategic autonomy”. Dalam konteks ini, Kanada berupaya memastikan bahwa kebutuhan militernya tidak sepenuhnya bergantung pada satu negara, baik dari sisi pengadaan peralatan maupun teknologi. Kebijakan tersebut diperkirakan akan membuka peluang baru bagi industri dalam negeri sekaligus mengurangi dominasi perusahaan besar asal AS seperti Lockheed Martin dan Boeing dalam kontrak pertahanan Kanada.

Meski demikian, para analis menilai bahwa perubahan ini tidak serta-merta mengurangi kedekatan hubungan bilateral antara Kanada dan Amerika Serikat. Kedua negara tetap memiliki kepentingan strategis bersama, terutama dalam menjaga stabilitas kawasan Amerika Utara. Kebijakan ini lebih mencerminkan upaya Kanada untuk menyeimbangkan hubungan tersebut dengan meningkatkan kemandirian dan fleksibilitas dalam menentukan arah kebijakan pertahanannya di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *