AS Berjanji Akan Blokir Upaya PBB Melarang Israel dari Piala Dunia 2026

Sepak bola

Washington, Purna warta – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji akan menggagalkan upaya melarang tim sepak bola Israel tampil di Piala Dunia Putra 2026, setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan agar badan sepak bola dunia menangguhkan tim tersebut dari kompetisi mereka.

Baca juga:  as: Serangan Israel terhadap Armada Bantuan Gaza Merupakan Aksi Terorisme 

Empat anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Selasa mengeluarkan pernyataan yang menyerukan penangguhan Israel dari kompetisi internasional karena apa yang mereka sebut sebagai “genosida yang tengah berlangsung” di Gaza.

“Badan olahraga tidak boleh menutup mata terhadap pelanggaran berat hak asasi manusia, terutama ketika platform mereka digunakan untuk menormalisasi ketidakadilan,” demikian bunyi pernyataan itu.

“Tim nasional yang mewakili negara pelaku pelanggaran hak asasi manusia berskala besar dapat dan harus ditangguhkan,” tambah pernyataan tersebut, seraya menyebut pendekatan FIFA saat ini sebagai “melegitimasi situasi yang timbul dari keberadaan ilegal Israel di Wilayah Pendudukan Palestina.”

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS menanggapi seruan tersebut dengan mengatakan, “Kami akan sepenuhnya berupaya menghentikan segala usaha untuk melarang tim nasional sepak bola Israel dari Piala Dunia.”

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan badan pengelolaan sepak bola Eropa, UEFA, hingga kini tetap mengizinkan klub-klub Israel berpartisipasi dalam kompetisi mereka sepanjang perang genosida di Gaza berlangsung.

Tim Israel saat ini juga tengah berupaya lolos ke turnamen Piala Dunia musim panas mendatang yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Legitimasi partisipasi Israel dalam kompetisi sepak bola internasional ini terjadi di tengah seruan komunitas internasional agar rezim tersebut dilarang tampil — sebuah seruan yang kian menguat dalam beberapa bulan terakhir.

Pada April dan Mei 2024, Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) meminta FIFA menangguhkan Israel dari kompetisi dalam sebuah pengajuan resmi pada Kongres tahunan FIFA ke-74. Namun, FIFA menolak menangguhkan Israel.

“Masalah kami, sayangnya sekali lagi, terjebak dalam pola birokrasi yang sangat dipolitisasi,” kata Susan Shalabi, wakil presiden PFA.

Sebelumnya, tim yang mewakili rezim Israel sempat berpartisipasi dalam kompetisi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), tetapi dikeluarkan pada 1974 setelah sejumlah tim menolak bertanding melawan mereka. Saat ini, Israel berkompetisi di bawah UEFA.

Baca juga: Perlawanan Palestina: Yaman Bongkar Kegagalan Sistem Pertahanan Udara dan Intelijen Zionis

Legenda sepak bola Prancis Eric Cantona pekan lalu mengecam “standar ganda” FIFA dengan membandingkan kasus Rusia dan Israel.

FIFA menangguhkan Rusia dari pertandingan internasional pada 28 Februari 2022 setelah konflik Rusia-Ukraina meningkat. Klub-klub Rusia juga dilarang tampil di kompetisi Eropa oleh UEFA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *