Purna Warta – Kembalinya Trent Alexander-Arnold menjadi kabar penting bagi Real Madrid menjelang laga kontra Benfica di play-off fase gugur Liga Champions. Kehadirannya bukan hanya memperkuat sektor kanan pertahanan, tetapi juga mengubah peran Federico Valverde secara signifikan.
Selama beberapa pekan terakhir, Valverde harus bermain lebih dalam akibat absennya Alexander-Arnold dan Dani Carvajal. Perubahan itu membuat kontribusinya di fase menyerang tidak maksimal.
Situasi mulai bergeser ketika Alexander-Arnold tampil melawan Real Sociedad di La Liga akhir pekan kemarin dan bermain selama 60 menit. Untuk pertama kalinya dalam beberapa laga, tim memiliki dua bek kanan alami dalam satu pertandingan.
Absennya dua bek kanan utama memaksa Valverde turun mengisi sektor pertahanan sisi kanan. Tugas tersebut membuatnya lebih fokus menjaga area sendiri dibanding membangun serangan.
Namun, kehadiran Alexander-Arnold membuka jalan bagi Valverde untuk kembali ke posisi gelandang. Peran itu memberi ruang baginya untuk mengatur tempo dan lebih sering berada dekat kotak penalti lawan.
Bermain di lini tengah membebaskan Valverde membawa bola menembus garis pertahanan lawan. Dari area tersebut, ia juga bisa muncul terlambat di kotak penalti untuk menciptakan peluang gol.
Ia menjadi lebih aktif saat tim kehilangan bola karena dapat melakukan pressing dari tengah lapangan. Pola ini membantu Real Madrid menjaga kontrol permainan lebih konsisten.


