Purna Warta – James Trafforfd ketika datang ke Manchester City memiliki harapan untuk menjadi pilihan utama penjaga gawang.. Namun, dinamika di posisi penjaga gawang berubah cepat setelah kedatangan nama besar di hari terakhir bursa transfer. Trafford direkrut kembali dari Burnley pada Juli dengan nilai 31 juta pounds. Ia bahkan sempat tampil sebagai starter dalam tiga laga awal Liga Inggris musim ini.
Situasi berubah drastis ketika Gianluigi Donnarumma tiba dari Paris Saint-Germain. Sejak saat itu, Trafford harus menerima peran sebagai pelapis, sesuatu yang diakuinya tidak ia perkirakan.
Trafford mengungkapkan bahwa kondisi yang ia hadapi saat ini bukan bagian dari ekspektasi awalnya. Meski demikian, ia memilih menerima keadaan dan tetap fokus bekerja.
“Saya tidak menyangka situasi ini akan terjadi, tetapi itu sudah terjadi, jadi jalani saja,” kata James Trafford.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus berusaha setiap hari. “Bekerja sangat keras setiap hari dan kemudian lihat apa yang terjadi, berikan usaha terbaik saya.”
Kiper berusia 23 tahun itu belum lagi menjadi starter di Liga Inggris sejak Donnarumma datang. Kesempatannya sejauh ini terbatas di ajang piala domestik dan satu laga Liga Champions melawan Bayer Leverkusen.
Sempat muncul spekulasi bahwa Trafford dijanjikan status kiper utama oleh Pep Guardiola saat kembali ke Etihad. Ia membantah anggapan tersebut, meski mengakui rencana awal tidak berjalan sesuai kenyataan.
“Tidak, bukan itu, tetapi rencananya juga bukan seperti yang terjadi sekarang.” Trafford menilai situasi tersebut sebagai bagian dari perjalanan karier seorang pesepak bola.
“Memang seperti ini. Ini sepak bola. Anda harus terus bekerja keras setiap hari dan di pertandingan yang datang, bermain sebaik mungkin. Ini hanya pengalaman lain untuk ditambahkan ke karier saya, dan ya, ini menjadi pembelajaran yang baik.”
Ia juga menegaskan belum memikirkan secara jauh soal musim depan. “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi musim depan. Saya hanya tahu bahwa saya akan menjalaninya hari demi hari dan mencoba untuk berkembang.”

