Menjelang Nataru, Gunung Rinjani Ditutup Sementara

Purna Warta – Menjelang akhir tahun 2025 dan menyambut Natal dan Tahun Baru, destinasi pendakian Gunung Rinjani ditutup sementara. Kebijakan tersebut dilakukan seiring persiapan penutupan jalur destinasi wisata alam pendakian Gunung Rinjani serta penutupan buku akhir tahun 2025 Bendahara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dalam pengumuman bernomor PG.7/T.39/TU/KSA.04.01/B/12/2025, pihak TNGR juga menyampaikan bahwa aktivitas check in pendakian terakhir akan dilakukan pada 31 Desember 2025. Sementara itu, pengunjung yang telah memiliki tiket masuk tetap diperbolehkan melakukan pendakian sesuai dengan jadwal yang tertera pada tiket masing-masing. Penutupan sementara dilakukukan hingga 31 Maret.

Gunung Rinjani merupakan gunung berapi aktif tertinggi kedua di Indonesia dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut yang terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung ini dikenal akan panorama alamnya yang memukau, seperti Danau Segara Anak dan Gunung Barujari yang berada di kawasan kaldera. Keindahan tersebut menjadikan Rinjani sebagai salah satu destinasi pendakian kelas dunia dengan jalur-jalur menantang, di antaranya Sembalun dan Senaru, sehingga pendakian membutuhkan kesiapan fisik dan mental, serta pendampingan pemandu profesional dan perlindungan asuransi. Aktivitas pendakian di kawasan ini dikelola oleh Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *