Presiden Iran Kecam para Pendukung Israel

Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam para pendukung Israel karena membantu dan bersekongkol dalam kejahatan genosida rezim Zionis.
Berbicara kepada wartawan dalam sebuah rapat umum yang menandai Hari Quds Internasional di Teheran pada hari Jumat, Presiden Iran Pezeshkian mengkritik para pendukung hak asasi manusia karena bungkam terhadap kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis Israel, dengan mengatakan para pendukung rezim “teroris” ini harus bertanggung jawab atas kekejaman tersebut.

Baca juga: Iran Siap Berkontribusi untuk Upaya Pemulihan Gempa Bumi di Myanmar dan Thailand

“Negara-negara, yang politisinya mengaku membela hak asasi manusia, harus ditanya mengapa rezim Zionis secara tidak bermoral menggunakan teknologi modern untuk mengebom wanita dan anak-anak yang tidak berdaya, dan membakar mereka di bawah reruntuhan? Apa dosa mereka?” kata presiden, situs web resminya melaporkan.

“Perilaku rezim Zionis ini tidak dapat diterima dan tidak dapat diterima,” tegasnya.

Sifat perilaku rezim Zionis dan mereka yang mendukungnya tidak lain adalah kejahatan dan kebrutalan, yang melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan, kata Pezeshkian.

Hari Quds Internasional adalah acara tahunan di mana para demonstran mengekspresikan solidaritas mereka dengan rakyat Palestina dan menentang pendudukan wilayah Palestina oleh rezim Zionis Israel.

Hari tersebut dipandang sebagai warisan mendiang pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini, yang secara resmi mendeklarasikan hari Jumat terakhir bulan suci Ramadan sebagai Hari Quds Internasional pada tahun 1979.

Hari Quds tahun ini diperingati dengan latar belakang serangan rezim Israel di Jalur Gaza.

Baca juga: Ayatollah Khamenei Akan Memimpin Salat Idul Fitri di Teheran

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan sedikitnya 50.208 warga Palestina telah dipastikan tewas dan 113.910 lainnya terluka dalam perang Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Kantor Media Pemerintah Gaza telah memperbarui jumlah korban tewas menjadi lebih dari 61.700, dengan mengatakan ribuan warga Palestina yang hilang di bawah reruntuhan diduga tewas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *