Utusan Australia Meninggalkan Teheran Saat Iran Menanggapi Langkah Bermusuhan Canberra

Teheran, Purna Warta – Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa duta besar Australia telah meninggalkan Teheran setelah Canberra menurunkan hubungan diplomatik dalam sebuah langkah yang tidak berdasar dan bermotif politik.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan keputusan Australia untuk mengusir utusan Iran dan mengurangi hubungan diplomatik adalah “tidak dapat dibenarkan” dan tidak memiliki dasar rasional.

Esmail Baqaei menekankan bahwa tindakan tersebut merusak hubungan kedua negara dan tidak memiliki tujuan yang konstruktif.

“Sesuai dengan norma dan peraturan diplomatik, Republik Islam Iran telah secara timbal balik mengurangi tingkat kehadiran Australia di Teheran,” ujar Baqaei, seraya mengonfirmasi bahwa utusan Australia tersebut kini telah meninggalkan Iran.

Ia menambahkan bahwa meskipun ada pembatasan yang diberlakukan terhadap kedutaan besar Iran di Canberra, layanan konsuler bagi warga negara Iran yang tinggal di Australia tetap aktif.

Juru bicara tersebut menggarisbawahi bahwa Teheran akan terus memberikan dukungan yang diperlukan kepada warga negaranya di luar negeri.

Ia juga menolak tuduhan antisemitisme terhadap Iran sebagai “konyol dan tidak berdasar”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *