Gaza, Purna Warta – Pasukan rezim Israel melancarkan operasi penembakan dan pembongkaran di Jalur Gaza pada Minggu dini hari, menghantam beberapa distrik meski gencatan senjata resmi telah disahkan.
Baca juga: Rakyat Yaman Rayakan Kemerdekaan, Kecam Kejahatan Israel
Pesawat Israel menyerang beberapa lokasi di Rafah, dan unit angkatan laut menembakkan peluru ke arah garis pantai kota, menurut sumber dan saksi mata setempat.
Kendaraan militer yang ditempatkan di dekat Poros Morag, timur laut Rafah, melakukan operasi penyisiran yang diiringi tembakan beruntun.
Unit artileri menembaki Khan Younis timur, sementara helikopter menembaki bangunan selama pembongkaran rumah yang sedang berlangsung, kata saksi mata.
Serangan udara juga menargetkan wilayah timur kamp pengungsi Al-Bureij di Deir al-Balah, lapor seorang koresponden Anadolu.
Di Gaza utara, serangan Israel menghantam Kota Gaza timur, dan helikopter-helikopter mengarahkan tembakan gencar ke arah Jabalia timur.
Belum ada laporan korban jiwa yang tersedia.
Baca juga: Serangan Drone Israel Tewaskan Pria Palestina di Kota Gaza
Otoritas setempat mengatakan Israel terus melakukan penyerangan meski perjanjian gencatan senjata mereka ditandatangani dengan Hamas, mengecam rezim Israel atas hampir 500 pelanggaran dan menewaskan 354 warga Palestina sejak 10 Oktober.
Menurut data pemerintah Gaza, lebih dari 70.000 orang — sebagian besar perempuan dan anak-anak — telah tewas sejak Oktober 2023, sementara 171.000 lainnya terluka, akibat kampanye genosida Israel yang menghancurkan sebagian besar wilayah kantong tersebut.


