Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian dijadwalkan berkunjung ke Pakistan dalam beberapa minggu mendatang, ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran. Esmaeil Baqaei mengumumkan dalam konferensi pers pada hari Senin bahwa Pezeshkian akan berkunjung ke Pakistan dalam minggu mendatang.
Menyebut kunjungan presiden mendatang ini sebagai tanda pentingnya hubungan Iran dengan Pakistan, juru bicara tersebut mengatakan bahwa hubungan bilateral tersebut didasarkan pada pemahaman sejarah, budaya, dan agama serta rasa saling menghormati.
Ia mencatat bahwa kontak antara Teheran dan Islamabad telah meningkat setelah agresi Israel dan AS terhadap Iran.
Sementara rezim Zionis melancarkan perang agresi terhadap Iran pada 13 Juni dan menyerang wilayah militer, nuklir, dan permukiman Iran selama 12 hari, AS turun tangan dan melancarkan serangan militer terhadap tiga lokasi nuklir di Natanz, Fordow, dan Isfahan Iran pada 22 Juni.
Pasukan militer Iran melancarkan serangan balasan yang dahsyat segera setelah agresi tersebut. Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam melancarkan 22 gelombang serangan rudal balasan terhadap rezim Zionis sebagai bagian dari Operasi Janji Sejati III yang menimbulkan kerugian besar di berbagai kota di wilayah pendudukan.
Selain itu, sebagai tanggapan atas serangan AS, angkatan bersenjata Iran meluncurkan gelombang rudal ke pangkalan udara al-Udeid di Qatar, pangkalan militer Amerika terbesar di Asia Barat.
Gencatan senjata yang mulai berlaku pada 24 Juni menghentikan pertempuran.


