Menlu Puji Kekuatan Rudal Iran yang Kalahkan Agresor Israel

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran memuji kekuatan senjata yang dikerahkan oleh pasukan rudal Republik Islam Iran karena telah memaksa rezim Israel untuk meminta gencatan senjata setelah melancarkan perang yang tak beralasan terhadap negara itu bulan lalu.

Baca juga: Ketua Parlemen Iran Desak Pengendalian Kejahatan Israel

Abbas Araghchi menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Jumat, saat bertemu dengan keluarga Brigadir Jenderal Amir-Ali Hajizadeh, mantan komandan Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang gugur dalam perang tersebut.

“Kekuatan pertahanan rudal Iran memaksa musuh Zionis untuk meminta gencatan senjata,” ujar diplomat tinggi tersebut kepada para korban selamat Hajizadeh.

“Kini telah terbukti bahwa bendera kehormatan dan kekuatan Iran [kita] tercinta tidak akan pernah runtuh,” tambahnya.

“Jalan menuju jaminan martabat, kemerdekaan, dan keamanan Iran akan terus berlanjut dengan tekad yang teguh.”

Angkatan Bersenjata Iran, termasuk Pasukan Dirgantara, melancarkan setidaknya 22 fase serangan balasan yang gigih dalam menghadapi perang, yang menargetkan banyak lokasi nuklir, militer, dan industri penting Israel.

Pembalasan yang mengerahkan ratusan rudal balistik dan drone memaksa rezim Israel untuk meminta gencatan senjata hanya setelah 12 hari perang, meskipun menerima dukungan militer dan intelijen Amerika yang belum pernah terjadi sebelumnya selama agresi.

Pada hari Jumat, Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, mengatakan kemajuan militer dan ilmiah negara itu akan bergerak maju dengan kecepatan dan tekad yang lebih besar.

Pemimpin menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah pesan yang menandai hari ke-40 sejak gugurnya Hajizadeh dan komandan senior Iran lainnya selama agresi.

Ayatollah Khamenei mengutuk “kelompok penguasa Zionis yang jahat dan kriminal” atas kekejaman tersebut, menyebut serangan tersebut sebagai “pukulan yang dilancarkan oleh musuh bangsa Iran yang keji dan dengki.”

Baca juga: Menlu Iran Peringatkan Respons Keras Iran terhadap Agresi Baru

“Namun musuh yang bodoh dan picik tidak mencapai tujuannya,” tegas Pemimpin Besar Revolusi Islam, merujuk pada kemenangan yang diraih oleh pasukan pertahanan Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *