Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan rezim Zionis Israel terhadap kapal Armada Kebebasan ‘Handala’, yang sedang mengangkut bantuan untuk Gaza di perairan internasional.
Dalam sebuah pernyataan pada Minggu malam, Esmaeil Baqaei mengecam tindakan Israel tersebut sebagai kasus pembajakan maritim yang nyata dan pelanggaran berat hukum internasional.
Ia mengatakan serangan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan genosida rezim Israel di wilayah Palestina yang diduduki dan sebagai kelanjutan dari pengepungan yang kejam dan tidak manusiawi yang bertujuan untuk memperparah kelaparan dan kelaparan di antara rakyat Gaza yang tak berdaya.
Baqaei mengatakan serangan terhadap kapal Handala, menyusul serangan Israel sebelumnya terhadap kapal bantuan ‘Maddeline’, merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip dan aturan hukum internasional dan harus dikutuk oleh semua pemerintah dan lembaga internasional.
Ia juga menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk mencabut blokade yang diberlakukan terhadap Gaza, memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan yang segera dan memadai ke Jalur Gaza, dan menjamin distribusi bantuan hanya melalui mekanisme yang diakui secara internasional.
Baca juga: Serangan Zahedan: Kewaspadaan Bangsa akan Cegah Teroris Capai Tujuan Jahat
Pasukan Israel pada Sabtu malam menyerbu kapal Handala yang menuju Gaza, yang sedang membawa bantuan untuk warga Palestina yang kelaparan.
Handala adalah bagian dari Koalisi Armada Kebebasan (FFC), yang telah berkali-kali berupaya untuk menembus blokade Israel terhadap Gaza melalui laut dan mengirimkan bantuan kepada warga Palestina di sana.


