Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengecam “bungkamnya pemerintah Barat” atas kejahatan rezim Zionis dan penargetan jurnalis.
“Israel baru saja melakukan pembunuhan tertarget terhadap beberapa jurnalis Palestina yang lebih terakreditasi dan terkemuka. Apakah itu kekuatan? Atau kepanikan rezim yang dicerca dunia dan sedang merosot?” kata Araqchi dalam sebuah unggahan di akun X miliknya pada Senin malam.
Baca juga: Iran dan Irak Menandatangani Kesepakatan Keamanan
“Ketika semua ini berakhir, dunia akan mengingatkan pemerintah Barat tentang keterlibatan mereka dalam kekejaman ini. Kebungkaman mereka yang memalukan sungguh memekakkan telinga,” tambahnya.
Wartawan Al Jazeera Anas al-Sharif tewas bersama empat rekannya dalam serangan tertarget Israel terhadap sebuah tenda yang menampung jurnalis di Kota Gaza pada hari Minggu.
Serangan terhadap tenda yang terletak di luar gerbang utama Rumah Sakit al-Shifa Kota Gaza juga menewaskan koresponden Al Jazeera Mohammed Qreiqeh dan juru kamera Ibrahim Zaher, Mohammed Noufal, dan Moamen Aliwa. Reporter lepas Mohammed al-Khaldi juga termasuk di antara mereka yang dilaporkan tewas.
Perang Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 61.430 orang dan melukai 153.213 orang sejak Oktober 2023.


