


Purna Warta – Pejuang dan aktivis kebebasan George Abdalla, yang setia dalam perjuangan untuk Palestina, setelah lebih dari 41 tahun dipenjara di penjara Prancis akhirnya memperoleh kebebasan. Menurut informasi dari koresponden “Al-Mayadin” di Prancis, dia dalam keadaan sehat dan sangat menantikan untuk kembali ke Lebanon untuk bertemu keluarga dan teman-temannya. George Abdalla bersiap meninggalkan Prancis dan melanjutkan perjuangannya untuk keadilan dan pembebasan Palestina di tanah air.
“Siapakah George Abdalla?”
George Abdalla adalah pejuang pembebasan Palestina. Pada tahun 1984 dia ditangkap di Prancis atas tuduhan bersekongkol dalam pembunuhan diplomat Zionis Yakov Barsimentov (sekretaris kedua kedutaan Zionis di Prancis, yang ditembak pada tahun 1982 di Paris) dan atase militer Amerika Charles Ray (dibunuh pada tahun 1982 di kota yang sama). Dia juga dituduh terlibat dalam percobaan pembunuhan konsul Amerika Robert Homme di Strasbourg pada tahun 1984.
Pengadilan Prancis menjatuhi hukuman penjara seumur hidup kepada George Abdalla. Meskipun secara formal dia diakui bebas bersyarat sejak tahun 1999, pemerintah Prancis di bawah tekanan AS dan rezim Zionis memblokir pembebasannya selama puluhan tahun.
Selama lebih dari 40 tahun di penjara, Abdalla menjadi simbol perlawanan internasional terhadap kolonialisme, Zionisme, dan imperialisme, dan pembebasannya merupakan kemenangan moral penting bagi gerakan solidaritas dengan Palestina.



