[KARIKATUR] – Ceramah Bahas Perang Iran dan Israel Felix Siaw Jadi Misionaris Rezim Zionis Israel

Ceramah bahas perang iran dan israel Felix siaw tampak jelas terjebak dalam confirmation bias, hanya mencari fakta-fakta yang mendukung pandangannya tanpa mau melihat gambaran yang lebih besar.

Baca juga: [KARIKATUR] – Kelompok Hacker Anti Israel Terus Gempur Inti Kompleks Industri Militer Zionis Israel

Dia mengabaikan kenyataan bahwa pasca-revolusi, kebijakan luar negeri Iran telah berubah drastis.

Iran menjadi negara yang sangat pro-Palestina, menganggap perjuangan Palestina sebagai bagian dari perjuangan kemanusiaan yang lebih besar.

Felix dengan sengaja memilih fakta sejarah yang mendukung narasinya, sementara mengabaikan fakta-fakta pasca-revolusi yang mengungkapkan kedudukan Iran yang jauh berbeda.

Tidak hanya itu, Felix juga tidak menyebutkan framing media yang sering digunakan oleh pihak-pihak pro-Israel, yang sering memutarbalikkan fakta untuk menutupi kekejaman mereka terhadap Palestina. Media yang dikuasai oleh pihak-pihak yang pro-Israel kerap menciptakan narasi yang menutupi penderitaan yang sebenarnya terjadi di Palestina.

Dengan mengikuti narasi ini, Felix secara tidak sadar ikut terjebak dalam framing yang tidak jujur dan membingungkan dunia dari kenyataan yang sebenarnya.

Dan inilah yang menurut saya menjadi masalah terbesar dalam cara Felix Siauw berpikir. Dia menyajikan sebuah kesimpulan yang terkesan logis dan terstruktur, namun sangat dangkal dan terdistorsi.

Felix Siaw seolah-olah menganggap bahwa karena hubungan baik yang pernah terjalin antara Iran dan Israel, maka semua yang terjadi saat ini haruslah terkait dengan masa lalu itu. Padahal, jika benar tujuannya hanya untuk mengembalikan rezim lama, untuk apa ada revolusi berdarah-darah? Mengapa Iran rela menghadapi embargo bertahun-tahun dan mengorbankan begitu banyak ilmuwan dan jenderalnya? Semua pengorbanan itu jelas menunjukkan bahwa perjuangan Iran bukan untuk mengembalikan masa lalu, melainkan untuk memperjuangkan sebuah ideologi yang lebih besar, dan itu adalah perjuangan Palestina.

Baca juga: [KARIKATUR] – Drone Canggih dan Super Mahal Zionis Israel Berjatuhan di Hadapan Pertahanan Udara Iran

Felix Siauw telah mengabaikan seluruh konteks yang lebih besar ini dan malah menyederhanakan semuanya menjadi satu narasi yang terlalu mudah dan tidak akurat.

Dia menghilangkan esensi dari perjuangan Palestina yang sebenarnya, yang bukan hanya tentang perang antara dua negara, tetapi tentang hak-hak manusia yang harus diperjuangkan tanpa melibatkan pertimbangan geopolitik sempit seperti yang dia coba bangun.

Maka, dari sini, saya tidak bisa terima jika ada orang yang semudah itu mengabaikan kompleksitas perjuangan Palestina demi mempertahankan narasi yang jelas-jelas salah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *