Gaza, Purna Warta – Setidaknya 21 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza sejak fajar pada Jumat. Tujuh korban ditembak mati oleh pasukan Israel saat menunggu bantuan di Gaza tengah dan selatan, sumber medis mengatakan kepada Al Jazeera.
Baca juga: Zionis Mengintensifkan Teror terhadap Warga Palestina di Tepi Barat yang Diduduki
Sementara itu, empat kematian terkait kelaparan lainnya dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah total warga Palestina yang mati kelaparan selama perang Israel di Gaza menjadi 239, termasuk 106 anak-anak, kata Kementerian Kesehatan wilayah kantong tersebut.
Pasukan Israel telah menangkap setidaknya 20 warga Palestina dalam penggerebekan di Tepi Barat, di mana beberapa warga Palestina juga terluka dalam serangan oleh pemukim bersenjata Israel.
Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa pemukim Israel menyerang desa Abu Falah di timur laut Ramallah di Tepi Barat yang diduduki dan menebang pohon zaitun di tanah Palestina.
Baca juga: Protes Massal Menentang Genosida Israel di Gaza Melanda Eropa
Serangan lain dilaporkan terjadi di kota Duma, yang terletak di selatan Nablus, di mana para pemukim mencabut pohon zaitun dan anggur serta mengancam warga Palestina untuk tidak memasuki tanah mereka.
Serangan terbaru terjadi beberapa jam setelah para pemukim melukai beberapa warga Palestina dan membakar kendaraan setelah menyerbu dua desa di wilayah pendudukan.
Perang rezim Zionis di Gaza telah menewaskan sedikitnya 61.776 orang dan melukai 154.906 orang sejak Oktober 2023.


