Tehran, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan di Iran, dalam operasi siber besar, setelah berhasil mengambil alih dan menguasai sistem, seluruh infrastruktur komunikasi internal milik rezim pendudukan dihancurkan. Berikut beberapa sektor yang berhasil diserang dan dilumpuhkan:
Baca juga: 77 Tahun Setelah Nakbah: Luka Tak Terhapus dari Memori Kolektif Rakyat Palestina
Komunikasi satelit seperti Gilat dan Spacecom; serta pusat kendali dan pengawasan satelit seperti Amos, Dror-1, dan Ofek.
Jaringan komunikasi militer yang terkait dengan sistem ofensif dan pertahanan udara.
Jaringan komunikasi intelijen dan penyadapan.
Sistem komunikasi perusahaan industri militer seperti Elbit, Rafael, dan IAI (Israel Aerospace Industries).
Infrastruktur vital termasuk stasiun kendali dan komunikasi untuk air, gas, dan listrik.
Jaringan komunikasi nasional dan saluran pemerintah pusat.
Lebih dari 50 terabyte data sensitif milik rezim pendudukan berhasil diekstraksi. Selain itu, perangkat penyimpanan dan sistem satelit mereka dihancurkan dan dimusnahkan dalam operasi siber besar ini.
“Wahai para pemukim, wahai jiwa-jiwa yang tertipu! Kesombongan ‘negara’ kalian yang rapuh kini telah menerima pukulan keras. Saat ini kalian tidak dapat lagi mengakses jaringan komunikasi manapun.”
Pernyataan itu melanjutkan,
“Kini kalian mengetahui mengapa sistem pertahanan udara seperti David’s Sling dan Arrow gagal berfungsi, dan tidak mampu mencegah rudal serta drone mencapai wilayah kalian. Kalian tak bisa lagi mengandalkan sistem-sistem itu—yang konon nilainya jutaan dolar. Dunia pun kini menyaksikan bahwa Israel lebih rapuh daripada ‘rumah laba-laba’.”
Front Dukungan Siber juga menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang mendalam kepada saudara-saudara Arab mereka di wilayah pendudukan:
“Meskipun berada di bawah tekanan dan pembatasan berat, kalian tetap menjaga identitas Arab dan Islam kalian. Semoga Allah melindungi dan menjaga kalian.”
Baca juga: Blok 12 Negara Menentang AS, Tegakkan Hukum Hentikan Genosida Israel di Gaza
Pernyataan diakhiri dengan seruan:
“Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik Pelindung dan Penolong.”
“Palestina akan merdeka dan mulia. Kemenangan milik seluruh umat!”
— Dikeluarkan dari jantung dan pusat dunia, oleh Front Dukungan Siber.


