Baghdad, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan al-Maaloumah, Abdul Karim Khalaf, pakar keamanan Irak, menegaskan bahwa apabila proses infiltrasi elemen teroris dari Suriah ke Irak terus berlanjut, maka tingkat ancaman keamanan di Irak akan semakin meningkat.
Khalaf menjelaskan bahwa pemberian izin atau kelonggaran bagi infiltrasi elemen teroris ke wilayah Irak akan menjadi ancaman besar bagi keamanan nasional negara itu. Ia menambahkan bahwa garis perbatasan Irak–Suriah saat ini dijaga dengan ketat, sehingga mempersempit peluang infiltrasi kelompok-kelompok bersenjata.
Ia menegaskan bahwa banyak operasi teror yang terjadi di Irak dalam beberapa tahun terakhir dilakukan oleh elemen-elemen yang bermarkas di wilayah Suriah. Kondisi di Suriah, kata Khalaf, masih sangat kompleks dan negara tersebut secara praktis terpecah di antara berbagai kelompok dengan agenda yang berbeda-beda.
Peringatan terhadap Rencana Amerika Serikat Menggunakan Kelompok Teroris untuk Mengganggu Keamanan Irak
Dalam laporan terpisah, seorang analis politik Irak memperingatkan adanya rencana baru yang melibatkan Amerika Serikat dan kelompok-kelompok di bawah komando Abu Mohammad al-Joulani untuk mengganggu stabilitas Irak.
Analis politik Mohammad al-Dhari menegaskan bahwa terdapat tanda-tanda adanya upaya menekan lembaga-lembaga pemerintah Irak agar mempermudah kembalinya para teroris dan keluarga mereka dari kamp al-Hol di Suriah ke wilayah-wilayah yang telah dibebaskan di Irak.
Al-Dhari memperingatkan bahwa langkah tersebut ibarat “bom waktu” yang sewaktu-waktu dapat meledak dan memicu situasi keamanan yang tidak stabil di Irak.
Baca juga: Tel Aviv Peringatkan Bahaya Perang Internal di Antara Pejabat Militer Israel
Ia menjelaskan bahwa rencana tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali aktivitas sabotase melalui pemindahan keluarga anggota Daesh ke kamp al-Jad’ah di provinsi Ninawa, dan kemudian ke daerah-daerah lainnya.
Al-Dhari juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat berupaya memfasilitasi pemindahan sekitar 13.000 anggota keluarga kelompok teroris Daesh dari kamp al-Hol menuju kamp al-Jad’ah sebagai bagian dari skema yang lebih luas.


